- Mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang, mengingatkan umat Islam untuk tidak terpecah karena sentimen mazhab, terutama terkait Syiah.
- Ia menegaskan bahwa Syiah tetap bagian dari umat Nabi Muhammad SAW, meski ada perbedaan internal dan kelompok ekstrem di kedua sisi.
- Tuan Guru Bajang membantah isu Al-Qur'an Syiah berbeda setelah melihat langsung di beberapa negara Timur Tengah.
Suara.com - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang, mengingatkan umat Islam agar tidak terjebak dalam narasi pecah belah terkait perbedaan mazhab.
Hal ini merespons kembali mencuatnya sentimen terhadap penganut Syiah seiring memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat baru-baru ini.
Dalam sebuah rekaman video yang diunggah akun X @NenkMonica pada Rabu, 4 Maret 2025, tokoh agama lulusan Universitas Al-Azhar Kairo ini menegaskan bahwa penganut Syiah tetap merupakan bagian dari umat Nabi Muhammad SAW.
Dia meminta masyarakat untuk mengedepankan persaudaraan Islam atau ukhuwah Islamiyah ketimbang menyebarkan propaganda yang menyesatkan.
"Syiah itu memang tidak sama dengan kita, namun mereka tetap bagian dari umat Nabi Besar Muhammad SAW. Tetap saudara seagama, seiman, dan se-Islam," kata Tuan Guru Bajang.
Tuan Guru Bajang tidak menampik adanya kelompok ekstrem di dalam internal Syiah, seperti Ghulatur Rafidhah yang kerap mengafirkan para sahabat Nabi.
Namun, dia menekankan bahwa kelompok kecil tersebut tidak bisa dijadikan ukuran untuk menghakimi mayoritas penganut Syiah secara keseluruhan.
Lebih lanjut, dia mengajak umat untuk berefleksi karena kelompok ekstrem pun nyata adanya di kalangan Sunni.
Tuan Guru Bajang mencontohkan keberadaan kelompok Wahabi Takfiri yang gemar mengafirkan, memusyrikkan, hingga membidahkan sesama Muslim hanya karena perbedaan amalan.
Baca Juga: Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
"Kelompok ekstrem seperti ini bukan hanya ada di Syiah. Di tengah-tengah kita pun banyak kelompok ekstrem seperti ini. Jadi, jangan terbawa narasi pecah belah. Yang disasar bukan mazhab, tapi seluruh umat," tegas pria 53 tahun tersebut.
Satu poin krusial yang ditegaskan Tuan Guru Bajang adalah bantahan mengenai isu bahwa penganut Syiah memiliki Al-Qur'an yang berbeda.
Berdasarkan pengamatan langsung saat berkunjung ke wilayah-wilayah mayoritas Syiah seperti Qom (Iran), Irak, Lebanon, hingga Yaman, dia memastikan kitab suci yang mereka gunakan adalah sama.
"Al-Qur'an yang dibaca oleh orang Syiah, dan saya pernah lihat sendiri ketika saya datang ke Qom, saya cek Al-Qur'annya, ternyata sama. Saya cek juga di Irak, Lebanon, Yaman, ternyata sama dengan Al-Qur'an yang kita baca," jelasnya.
Dia juga menambahkan bahwa setiap tahun Iran menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) internasional yang diikuti peserta dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hasilnya pun tetap merujuk pada teks Al-Qur'an yang serupa.
Tuan Guru Bajang menutup pernyataannya dengan memberikan fakta terkait kebijakan Pemerintah Arab Saudi.
Tag
Berita Terkait
-
Iftar Friends of Palestine: 300 Figur Publik Himpun Donasi Rp130 Juta untuk Gaza
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Justru Bersiap Tingkatkan Operasi
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Mengenang 7 Film Terbaik Nayato Fio Nuala yang Wajib Ditonton Ulang
-
Viral Maestro Kibar Jual Lukisan Demi Bayar Utang, Gambar Wapres Gibran Jadi yang Pertama Laku
-
Profil Luvita Ho, Chef Asal Indonesia Bintangi Bite Me Sweet VIU
-
Gokil! Film Ghost in the Cell Karya Joko Anwar Raup 600 Ribu Penonton dalam 3 Hari
-
7 Film Terbaru Disney 2026 yang Paling Ditunggu, Ada Avengers: Doomsday hingga Toy Story 5
-
40 Hari Berpulang, Habib Jafar Ungkap Ketegaran Vidi Aldiano di Akhir Hayat
-
Film Musikal Batak, Pulang Kampung Siap Digarap, Lulusan Indonesian Idol Jadi Pemeran Utama
-
Digerebek Suami Sendiri, Ibu Bhayangkari di Kendari Kepergok Ngamar dengan Oknum TNI
-
Ahmad Dhani Unggah Foto Masa Kecil El Rumi Jelang Nikah, Sosok Tomy Winata Jadi Sorotan
-
Isu Pelecehan Belum Reda, Kakak Jisoo BLACKPINK Kini Dituding KDRT Istri