Selain itu, dia mengkritik stigma yang seringkali justru menyudutkan korban dibandingkan pelaku dalam kasus pelecehan seksual.
"Di Indonesia juga aneh ya, pada saat lo menjadi korban pelecehan, nama lo yang ke mana-mana," kritik Melanie terhadap fenomena tersebut.
Dia kemudian mendorong korban untuk memanfaatkan fasilitas kampus seperti Satgas PPKPT sebagai tempat pengaduan resmi.
"Kampus-kampus itu sudah punya yang namanya Satgas PPKPT, you can run to them," kata Melanie memberi solusi konkret bagi korban.
Di sisi lain, pihak Fakultas Hukum Universitas Indonesia menyatakan telah menerima laporan dan tengah melakukan proses verifikasi atas kasus ini.
Badan Perwakilan Mahasiswa FHUI juga telah menjatuhkan sanksi berupa pencabutan status keanggotaan organisasi kepada sejumlah mahasiswa terlibat.
Meski para terduga pelaku telah menyampaikan permintaan maaf, sejumlah korban menilai langkah tersebut belum cukup menghapus dampak psikologis.
"Stop normalisasi yang namanya pelecehan, start respecting same human being," seru Melanie Subono menutup pernyataannya dengan pesan tegas.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Baca Juga: Berkaca dari Kasus Mahasiswa FH UI: Pahami Arti Consent Sebenarnya Lewat Prinsip FRIES
Berita Terkait
-
Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri
-
Waspada Penipuan, Identitas Melanie Subono Dicatut di WhatsApp
-
Guru Honorer Jadi Tersangka Gara-Gara Rangkap Jabatan, Melanie Subono: Terus Pejabat Itu Apa?
-
Kisah Toleransi di Keluarga Melanie Subono, Atur Jadwal Misa Demi Adrie Subono Salat Ashar
-
Melanie Subono Sentil Keras Mason Elephant Park Bali: Gajah Ditunggangi dan Dijadikan Kanvas Lukis
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus
-
El Rumi dan Syifa Hadju Urus Berkas di KUA, Akad Nikah Fix Digelar di Bali?
-
Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah
-
LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya
-
Siapa Keona Ezra Pangestu? Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI yang Paling Disorot
-
Shindy Samuel Bongkar Perlakuan Rendy Selama Nikah, Pernah Diludahi hingga Nafkah Rp20 Ribu Sehari
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
WO Pernikahan Teuku Rassya Buka Suara soal Tamara Bleszynski yang Tak Pakai Baju Seragam
-
Insidious: Out of the Further Siap Teror Bioskop, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya