Foto / News
Selasa, 18 Agustus 2015 | 16:48 WIB
Simpatisan Partai Priboemi dalam deklarasi berdirinya Partai Priboemi, (17/8).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua Dewan Pembina Partai Priboemi Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Ketua Umum Partai Priboemi Muhardi, dan Wakil Ketua Yakub A. Arupalakka, mendeklarasikan berdirinya Partai Priboemi, (17/8).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua Dewan Pembina Partai Priboemi Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Ketua Umum Partai Priboemi Muhardi, dan Wakil Ketua Yakub A. Arupalakka, mendeklarasikan berdirinya Partai Priboemi, (17/8).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua Dewan Pembina Partai Priboemi Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Ketua Umum Partai Priboemi Muhardi, dan Wakil Ketua Yakub A. Arupalakka, mendeklarasikan berdirinya Partai Priboemi, (17/8).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua Dewan Pembina Partai Priboemi Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Ketua Umum Partai Priboemi Muhardi, dan Wakil Ketua Yakub A. Arupalakka, mendeklarasikan berdirinya Partai Priboemi, (17/8).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua Dewan Pembina Partai Priboemi Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Ketua Umum Partai Priboemi Muhardi, dan Wakil Ketua Yakub A. Arupalakka, mendeklarasikan berdirinya Partai Priboemi, (17/8).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua Dewan Pembina Partai Priboemi Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Ketua Umum Partai Priboemi Muhardi, dan Wakil Ketua Yakub A. Arupalakka, mendeklarasikan berdirinya Partai Priboemi, (17/8).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Dewan Pembina Partai Priboemi Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso didampingi Ketua Umum Partai Priboemi Muhardi, bersama Wakil Ketua Yakub A. Arupalakka, mendeklarasikan secara resmi berdirinya Partai Priboemi, di Jakarta, Senin (17/8) malam. Partai Priboemi memiliki visi memperjuangkan masyarakat pribumi agar dapat menjadi tuan di negeri sendiri dan mendesak Parlemen melahirkan Undang-undang pembatasan hak non pribumi, serta mengembalikan fungsi TNI dan Polri di Parlemen. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud] 

Load More