Suara.com - Pengemudi Bajaj Mahender Kumar mengendarai kendaraannya yang memiliki 'taman' di atapnya di New Delhi, India, Senin (2/5/2022). Bajaj dengan warna kuning dan hijau sudah menjadi transportasi umum yang ada di India. Tapi, bajaj milik Mahender Kumar tampak menonjol karena Kendaraannya memiliki taman di atapnya.
Kumar mengatakan hamparan taman hijau yang tebal yang ada diatap Bajajnya membuat kendaraan menjadi tetap dingin, bahkan ketika suhu menyentuh 45 derajat Celcius di ibu kota India yang mungkin cukup untuk melelehkan aspal di jalan.
Dia menanam lebih dari 20 varietas semak, tanaman dan bunga untuk taman di atap bajajnya. Selain untuk menjaga suhu teteap dingin, adanya taman itu juga menarik perhatian penumpang dan orang yang lewat untuk menggunakan bajajnya atau sekedar berhenti untuk berfoto selfie.
Selain membuat taman di atas atap, Kumar juga memasang dua pendingin mini dan kipas di dalam bajaj kebanggaannya yang selama ini sudah membantunya mencari nafkah untuk keluarga.
India sendiri sedang dihantam gelombang panas awal musim panas. Muali dari Himachal Pradesh di utara hingga Odisha di timur. Suhu minggu lalu bahkan melewati 45 derajat Celcius di beberapa bagian wilayah New Delhi, beberapa derajat lebih tinggi dari biasanya. [Money SHARMA / AFP] [Suara.com/Alfian Winanto]
Berita Terkait
-
Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan
-
Ulasan Taman Bunga Siantar: Tempat Asyik Mengukir Kenangan Bersama Teman
-
Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam
-
Apakah Bedak Dingin Bisa Menghilangkan Gatal?
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
-
Pembangunan MRT Bundaran HI-Kota Tua Hampir 60 Persen Rampung
-
Status Waspada, Gunung Dukono Kembali Erupsi
-
Mulai Agustus 2026, Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu
-
Grab Hadirkan STEM Talks untuk Dukung Talenta Perempuan Indonesia
-
Tisu Tempo Gelar Program Road to Marathon in Berlin 2026
-
Mulai Juni 2026, Potongan Aplikasi Ojol Tak Boleh Lebih dari 8 Persen
-
Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
-
Ini Dia KRI Canopus-936, Kapal Canggih Pemetaan Laut dari Jerman