/
Rabu, 15 Maret 2023 | 14:57 WIB
Tempat pencoblosan Presiden Jokowi di Pemilu 2024 diungkapkan ke publik. Ternyata tidak jauh dari tempat tinggalnya sekarang.(foto:Dok Presiden Jokowi)

SuaraGarut.id - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengungkapkan tempat dirinya akan melakukan pencoblosan saat Pemilu tahun 2024 mendatang.

Dalam unggahan di instagram pribadinya Jokowi akan melakukan pencoblosan di salah satu tempat yang tak jauh dari Istana Negara Jakarta.

Jokowi mengaku data kependudukannya telah dilakukan pemutakhiran data.

"Selesai sudah proses pencocokan dan penelitian atau coklit data pemilih untuk saya hari ini," tulis Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, nantinya ia akan melakukan pencoblosan saat Pemilu 2024 di TPS nomor 10 Kelurahan Gambir.

"Nama saya terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2024 di TPS nomor 10 Kelurahan Gambir," imbuhnya.

Presiden pun mengimbau agar masyarakat segera melakukan pengecekan data pemilih di situs KPU untuk memastikan hak suaranya terakomodir.

"Saya mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pengecekan data pemilih di situs resmi KPU," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, di tengah merebaknya isu penundaan Pemilu, Presiden RI, Joko Widodo malah mengunggah seorang petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) yang melakukan proses pemutakhiran data.

Baca Juga: 6 Fakta Longsor di Empang Bogor Bikin Rel Menggantung, Perjalanan KAI Dihentikan

Unggahan ini seolah menepis wacana tentang penundaan Pemilu yang belakangan ini diperbincangkan warga Indonesia.

Dalam postingannya, Jokowi menuliskan petugas pemutakhiran data pemilih dari Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, datang ke istana sore ini. 

"Apakah benar Bapak berdomisili di sini (Jakarta)?" ia bertanya.

“Iya betul, saya Joko Widodo bertempat tinggal di sini (Jakarta),” jawab saya.

Tulis Jokowi mengungkap isi percakapannya dengan petugas Pantarlih yang pada hari Selasa sore (14/3/2023) berkunjung ke istana.

Jokowi mengaku diminta memperlihatkan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga untuk dicocokan.

"Saya diminta memperlihatkan kartu tanda kependudukan dan kartu keluarga untuk dicocokkan dengan data yang ada," tulisnya. 

Setelah itu, lanjut Jokowi, dirinya mendapatkan tanda bukti pendaftaran dan stiker coklit yang kemudian ditempelkan di pintu kediaman sesuai alamat.(*)

Load More