SuaraGarut.id - Rencana pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia, sudah lama direncanakan oleh para pemerintah pusat Indonesia.
Rasanya memang seperti mimpi jika Ibu Kota Negara dipindahkan, sebab sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda, Jakarta adalah pusat pemerintahan.
Padahal wilayah Ibu Kota Negara Jakarta tidak didesain untuk menampung penduduk banyak, dan lalu lintas yang padat.
Dikutip SuaraGarut.id dari YouTube Ngomongin Uang pada Minggu (26/3/2023), Jakarta menjadi peringkat pertama dalam perencanaan tata kota terburuk sedunia.
Bagaimana tidak, pusat ekonomi, pusat pemerintahan, event besar, acara kenegaraan, dan pertemuan besar lainnya dilakukan di Jakarta.
Inilah yang menyebabkan terjadinya ketidak merataan pembangunan di Indonesia, karena terlalu terpusat di Jakarta.
Maka dari itu dipilihlah Ibu Kota Negara baru yang letaknya di tengah-tengah Indonesia, agar kelak pembangunan bisa merata.
Ibu Kota Negara baru direncanakan akan dipindahkan ke daerah Sepaku, Kab. Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dan Ibu kota baru diberi nama "Nusantara".
Luas Ibu Kota Nusantara seperti Kota Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Palembang yang digabungkan.
Pembangunan Ibu Kota Nusantara ini terbagi menjadi beberapa tahap yaitu:
Tahap pertama 2020-2024, tahap kedua 2025-2035, tahap ketiga 2035-2045, dan tahap keempat 2045-seterusnya (pembangunan keberlanjutan).
Dalam pembangunan fase pertama meliputi infrastruktur dasar, seperti jalan tol, akses transportasi, bendungan, istana presiden, rumah dinas, dan perkantoran.
Klaster pertama yang akan pindah ke Ibu kota Nusantara pada tahun 2024, yaitu:
Presiden dan wapres beserta keluarganya, kementrian, beberapa lembaga kenegaraan, dan diikuti 17.000 ASN dari seluruh Indonesia.
Selain itu, gedung-gedung pemerintahan yang sudah ada di Jakarta, rencananya akan disewakan secara komersil untuk membantu proyek ini.
Semoga proyek Ibu Kota Nusantara ini, menjadi momentum positif bagi bangsa Indonesia.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Penyelundupan Senpi Rakitan Asal Jabung Modus Paket Gagal, Tujuan ke Pelaku Curanmor di Cikarang
-
Mikel Merino Kembali Jadi Pahlawan, Spanyol Tantang Prancis di Semifinal
-
Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat Low Budget, Dokter Sarankan Pakai Bahan Alami Ini
-
Letak Kompor Menurut Feng Shui, Benarkah Bisa Memengaruhi Rezeki? Ini 6 Posisi yang Dianjurkan
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Kronologi Bocah Tewas Diduga Diterkam Harimau di Area HTI Pelalawan
-
Dilema Gen Z di Era Konsumtif: Peduli Lingkungan tapi Masih Suka Flash Sale
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Dominasi Tanpa Efisiensi Itu Bahaya: 3 Kunci Spanyol Sebelum Lawan Prancis