Diantaranya, kata Satriawan, ada 62,645 guru PPPK prioritas-1 (P-1), yang belum kunjung dapat formasi.
Lebih jauh dia menilai sebanyak 3,043 guru P-1 kelulusanya dibatalkan Kemendikbudristek.
Bahkan janji program satu juta guru PPPK, baru terealisasi 550 ribu.
Bahkan masih ada guru PPPK yang berbulan-bulan gajinya belum dibayarkan.
Gaji guru yang belum dibayarkan, misalnya di Serang, Bandar Lampung, hingga di Papua baru-baru ini.
P2G menyangkan buruknya manajeman guru PPPK yang dilakukan pemerintah saat ini.
"Tidak masuk akal, guru sudah lulus tes, namun tak kunjung mendapatkan formasi," katanya.
Selain itu, Satriawan menyoroti pemprov DKI, yang hanya meberikan durasi perjanjian kerja hanya satu tahun, sementara yang lain hingga lima tahun.
"Profesi guru masih dipandang sebelah mata, oleh pemerintah pusat saat ini," kata Satriawan.
Baca Juga: 6 Tips Mengatasi Rasa Sedih dan Kekecewaan dalam Hidup, Bukan Hanya Sabar
Guru mengabdi bertahun-tahun sebagai honorer, hingga upah yang jauh dibawah UMK, saat diangkat ASN malah ada yang belum di gaji berbulan-bulan.
Kordinator P2G berharap Pemda berkomitmen dengan membuat perjanjian kerja minimal lima tahun.
Selain itu, berharap Presiden atau kementerian terkait memberi sanksi tegas bagi pemda yang tidak mengusulkan formasi. Setidaknya sesuai dengan kebutuhan rill di daerah.
Menanggapi hal ini, terpisah Tokoh Pendidikan Garut Ma'mol Arif, meminta Pemerintah pusat bisa menjamin anggaran untuk gaji PPPK.
Atau menambah dana trasnfer umum lewat APBD, agar daerahpun tidak kesulitan soal gaji guru PPPK. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues