Namun saat Husein meminta surat pengalihan untuk penanganan Covid, surat tersebut tidak diberikan.
"Mereka beralibi, sebenarnya uangnya ada, cuma di fokuskan untuk Covid-19," kata husein dikutip dari liputan 6.com.
Husein mengaku dirinya mendapat ancaman pemecatan, kalau laporanya dianggap merusak nama baik instansi.
Dia terus mendapat intimidasi, dari pihak instansi, termasuk melibatkan banyak orang, tidak ingin merugikan pihak lain, akhirnya husein memilih untuk mengundurkan diri.
"Waktu itu, karena diancam, saya minta surat pemecatan saja, dari situ pada bingung dan pada ngancam," kata Husein dikutip dari liputan 6.com.
Ancaman tersebut membuat dia tidak merasa nyaman, terlebih sekolah tempatnya mengajarpun di datangin.
Husein mengaku terpaksa mencabut laporanya, dan memilih pergi ke Bandung dan mengundurkan diri.
"Setahun saya menunggu surat pemecatan, tapi tidak keluar-keluar, ya sudah saya mengundurkan diri," kata Husein.
Pasalnya, ada ancaman SK-untuk ASN se Kabupaten Pangandaran tidak akan diberikan jika Husein tidak mencabut laporanya. (*)
Baca Juga: Kamis Besok, Dewas KPK Panggil Firli Bahuri Soal Dugaan Bocorkan Dokumen Penyelidikan Korupsi
Berita Terkait
-
Nasib Satpol PP Honorer Tidak Jelas, Mungkinkah Bisa Diangkat Menjadi PNS, Begini Kata UU ASN Nomor 5 Tahun 2014
-
Sebanyak 6,141 Guru Honorer Passing Grade Menunggu Formasi ASN PPPK, Begini Kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
-
Susi Pudjiastuti Hubungi Bupati Pangandaran Usai Viral ASN Muda Ungkap Dugaan Pungli
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?