SUARA GARUT - Menjelang rencana pemerintah pusat, menghapus tenaga honorer, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo justru memiliki cara sendiri dalam menuntaskan permasalahan honorer.
Ganjar Pranowo mengaku tenaga honorer tidak mungkin dihilangkan, atau dihapus begitu saja.
Menurut Ganjar, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), berharap ada ruang untuk tetap mengakomodasi tenaga honorer dengan skema tertentu.
Di wilayah kerjanya menurut Ganjar Pranowo, masih banyak pegawai yang masa kerjanya sudah lama, namun masih berstatus honorer.
Menangapi hal ini, ganjar mengusulkan ke Mendikbudristek Nadim Makarim agar pola rekrutmen honorer menjadi ASN diubah.
Ganjar berharap honorer dengan pengabdian lama, dan usia tua menjadi prioritas.
Dia meminta Menteri Nadim untuk tidak melakukan seperti tes graduate, pada honorer yang sudah usia tua.
"Kalau mau dites skilnya saja," kata Ganjar Pranowo dikutip garut.suara.com dari link YouTube https://www.youtube.com/shorts/sfJHGEbZpEs, pada Kamis (11/05/2023).
Kalau pola seleksinya seperti yang terjadi saat ini, menurut Ganjar tidak akan jalan.
Baca Juga: Gak Punya Tokoh Tenar Andalan, Partai Garuda Tetap Pede Bisa Lolos ke Parlemen di Pemilu 2024
Sangat sulit honorer usia tua bersaing dengan usia muda dalam seleksi tes CAT, kata Ganjar mereka bisa tersisih oleh yang muda-muda. (*)
Berita Terkait
-
Jika Dihapus Tenaga Non ASN Ganjar Pranowo Sempat Usulkan Penghapusan Guru Honorer Dilakukan Bertahap, Katanya Memperhatikan Ini
-
Simpang Siur Nasib Koalisi Indonesia Bersatu Setelah Ditinggal PPP Dukung Ganjar Pranowo
-
Ganjar Pranowo Terus Lakukan Safari Politik, Giliran Kediaman Gus Muwafiq yang Dikunjungi
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Panen Hoki, 3 Shio Ini Diprediksi Bernasib Baik pada 25 April 2026
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Mau Nonton Bioskop di Jember? Cek 4 Lokasi Paling Hits dan Nyaman Ini
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki