SUARA GARUT - Seperti diberitakan minggu lalu, Ela Lastari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Cikondang Desa Tanjung Kemuning, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut Jawa Barat mengalami penyiksaan di Riyad Saudi Arabia.
Ela Lastari sudah 8 bulan bekerja yang berangkat sejak bulan Oktober 2022 dan saat ini kehilangan kontak bersama keluarganya. Informasi terakhir, Ela diduga mengalami penyiksaan oleh majikannya dan tidak digaji.
Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Wakil Bupati Garut, Dr. Helmi Budiman ia mengaku tak tahu sama sekali.
"Saya baru mengetahui kejadian yang barusan disampaikan (oleh wartawan) itu. Saya menyesalkan Ini bukan kejadian yang pertama, ada beberapa kasus yang terakhir yang di Pameungpeuk, sekarang Tarogong," katanya, ditemui di rumah tinggalnya, Sabtu (20/05/2023).
Atas informasi dari wartawan, mengenai kabar PMI Asal Kampung Cikondang ini, Helmi langsung menghubungi Kadisnaker, Erna via telepon selulernya. Namun yang bersangkutan mengaku tak tahu kasus tersebut.
Dengan adanya kasus PMI ini, wabup berjanji akan memerintahkan Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Tenaga Kerja untuk aktif memproses kepulangan Ela dan menyelesaikan masalah dua anak kembarnya Ela.
Sejak kepergian Ela ke Arab Saudi Oktober 2022 itu, ia menitipkan 2 anak laki laki kembarnya yang masih berumur 3 tahun kepada teman sekolah.
Untuk membantu kepulangan warganya itu dari Arab Saudi, Wabup akan memerintahkan Kadisnaker untuk berkomunikasi dengan pihak kedutaan besar di sana.
Ia pun minta do'a kepada masyarakat Garut agar proses pemulangannya lancar dan cepat.
"Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran tawaran ataupun upaya upaya yang dilakukan oleh lembaga atau perorangan yang akan memberangkatkan secara ilegal bukan sebagai tenaga kerja ke luar negeri," katanya.
Ia berharap kasus PMI ilegal ini tidak akan terulang lagi setelah Ela. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat
-
5 Fakta Ngeri Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Gondola Apartemen Surabaya
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Polisi Gempur Judi Sabung Ayam di Selaawi Garut, Arena Ilegal Kini Rata dengan Tanah
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Suhu Sumsel Tembus 35 Derajat Saat Ramadan, BMKG Beri Peringatan Ini untuk Warga
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
6 Fakta Tragis Ledakan Petasan Balon Udara di Ponorogo, Pelajar SMP Tewas dan 2 Luka Parah