SUARA GARUT - Pola seleksi honorer menjadi pegawai ASN masing-masing diatur secara terpisah dengan Peraturan Pemerintah (PP) tersendiri.
Perubahan mendasar tentang CPNS dan PPPK akan disederhanakan dalam sebuah sistem regulasi yang disebut dengan RPP Manajeman ASN.
RPP Manajeman ASN tersebut kata Depti SDM Aparatur Kemenpan RB Alex deni, posisinya tengah digodok pemerintah.
Menurut Alex Deni, regulasi tersebut disiapkan pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan honorer menjelang 28 November 2023 mendatang.
Kata Deputi SDM Aparatur Kemenpan RB, sejumlah Formula baru tengah disiapkan dan diatur dalam RPP Manajeman ASN.
Alex Deni saat memaparkan dihadapan peserta rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI, ditargetkan RPP Manajeman ASN tersebut akan rampung Oktober 2023.
"RPP Manajeman ASN ini sengaja disiapkan untuk menyelesaikan permasalahan honorer yangbterus berlarut-larut," kata Alex dipantau garut.suara.com dari Chanel YouTube DPR RI, pada Jumat, (26/05/2023).
Ditempat yang sama, Menteri Pendidikan Nadim Makarim menyebutkan permasalahan guru lulus Passing grade (PG) tidak mungkin akan tuntas tahun 2023 ini.
Selain itu, meski ada seleksi ASN PPPK 2023, namun masalah honorer tidak akan selesai sesuai target.
Baca Juga: 3 Keuntungan Liga 1 Pakai VAR Musim Depan
Dengan begitu masalah honorer akan terus tersisa, dengan tanpa ada kepastian penuntasanya.
Karenanya, dia menejlaskan perlu ada sistem perekrutan model baru agar masalah honorer benar-benar bisa tuntas.
"Pengangkatan PPPK guru pada seleksi 2023, tampaknya tidak bisa mengakomodasi semua guru honorer, pasti akan ada yang tersisa," kata Menteri Nadim di RDP Komisi X DPR RI Rabu, (24/05/2023).
Hal tersebut menurut Nadim pemicunya adalah minimnya usulan formasi dari daerah karena kekhawatiran masalah fiskal.
Menteri Nadim menjelaskan, enam poin penting yang terkandung dalam RPP Manajeman ASN tersebut yaitu:
1. Formasi guru ditetapkan oleh Pemerintah pusat
Berita Terkait
-
Solusi Penuntasan Honorer Terjawab, Pemerintah Akan Ubah Pola Rekrutmen ASN dengan Kebijakan Ini
-
Honorer K2 Kembali di Janjikan Sistem Khusus Oleh Pemerintah, Mungkinkah Tenaga Teknis dan Guru P1 Tuntas 2023, Catatanya Begini
-
Diterima Staf Ke Presidenan, Honorer Lintas Profesi Sedikit Bernafas Lega, Ketum DPP FAGAR Bilangnya Begini Soal Tendik Non ASN
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo