SUARA GARUT - Wacana penghapusan periode masa Perjanjian Kerja (PK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dihembuskan Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani mendapat respon positif Publik Tanah Air.
Sejumlah kepala Daerah (Kada) mengaku setuju saja jika masa PK PPPK akan dihilangkan, namun harus dipastikan adanya jaminan keuangan dari pusat.
Daerah dengan pendapatan asli daerah (PAD) nya rendah tentu waswas, jika tidak disertai jaminan keuangan untuk gaji PPPK.
Hal tersebut seperti disampaikan Bupati Garut, Rudy Gunawan dilansir radartasik, Kamis, (1/06/2023).
Menurut Bupati Garut, sebenarnya tidak masalah jika masa PK PPPK akan dihilangkan, asal ada jaminan keuangan dari pemerintah pusat.
"Pemerintah pusat harus perhatikan anggaran yang dimiliki daerah," kata Rudy Gunawan dilansir radartasik.
Menurutnya Kabupaten Garut termasuk pemerintah daerah yang PAD nya rendah, sehingga akan kesulitan dalam memnuhi anggaran untuk PPPK.
Saat ini saja, kata Rudy, 560 miliar rupiah bergeser peruntukanya dari belanja modal menjadi belanja oprasional, salah satunya untuk menggagi PPPK 2022.
"Jika Perjanjian kerja dihapus, maka harus membantu kebutuhan anggaranya, khusunya daerah yang PAD nya rendah seperti Garut," pungkasnya. (*)
Baca Juga: Ketemu NCT DoJaeJung, Wajah Rafathar dan Jaehyun Disandingkan: Kagak Kebanting
Berita Terkait
-
Gaji ASN Non PNS Untuk Guru Macet, Anggota Komisi X DPR RI Ini Marah: Anggaran Gaji PPPK Dimana?
-
Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani Wacanakan Periode Masa Perjanjian Kerja ASN PPPK Dihapus, Honorer: Harus Didorong Dengan Kemauan Ini
-
PPPK Tidak Mungkin Dicabut dan Diganti Menjadi PNS, Menurut Prof. Dr. Sofian Effendi Alasanya Ini
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati