SUARA GARUT - Rendy Kjaernet akhirnya berani tampil di hadapan publik, aLih-alih klarifikasi atas dugaan skandal perselingkuhanya dengan Syahnaz Sadiqah, namun dia menutup rapat persolan itu.
Rendy hanya menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan pemberitaan yang terjadi akhir-akhir ini.
Meski begitu, pakar Mikro Ekspresi Kirdi Putra menyebut penampilan Rendy Kjaernett di hadapan publik tidak jelas, terutama soal permintaan maafnya.
"Jadi kalau kita bicara tentang ekspresi yang ditampilkan Rendy, dan bagaimana dia melakukannya buat saya ini pertanyaan menarik," kata Kirdi Putra dipantau garut.suara.com Minggu, (02/07/2023).
Permintaan maaf yang bener-bener tulus kata Kirdi Putra, mengandung tiga part atau tiga bagian.
Secara hukum Permintaan maaf Rendy dinilai Kirdi tidak tepat.
"Kalau secara hukum, bisa jadi ini tidak tepat karena pasti menempatkan dia di posisi yang bersalah, tapi kan permintaan maaf itu, sebetulnya pengakuan salah kan gitu loh," ujarnya.
Yang pertama kata Kirdi, syaratnya apa menjelaskan siapa yang minta maaf.
Kedua, minta maaf kepada siapa secara spesifik, dan disini Rendy gagal menjelaskan itu.
Baca Juga: Link Video Syur Mirip Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Disebut Hoaks, Penyebar Bisa Dipenjara?
Penyampaiak permohonana maaf Rendy tidak sepesifik, melainkan secara luas.
"Nah yang paling gak jelas lagi permintaan maaf untuk apa kalau misalnya permintaan maaf untuk misalnya ngambil makanannya gitu ya saya minta maaf kepada istri saya karena saya ngambil makanannya istri saya gitu kan spesifik," ungkap Kirdi dipantau garut.suara.com.
Melihat tampilan Rendy tersebut boleh jadi itu aman secara hukum.
Apakah ini sebuah permintaan maaf yang tulus jawabannya tidak, kata Kirdi lebih lanjut.
"Ketika Rendy melakukan pers konference kita perhatikan cara dia, ketika bilang mau apa namanya fokus pada keluarganya, perbaikan keluarga," ujarnya.
Kalau kita tutup wajah bagian atas, sambung Kirdi, lihat bagian bibir, itu ada tarikannya ke arah atas, ini Senyum ditahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
PPDB Jabar Harus Transparan: Semua Calon Siswa Punya Hak Sama, Stop Praktik Curang!
-
Simulasi Cicilan KPR Bank Sumsel Babel 2026: Cara Punya Rumah di Palembang dengan Angsuran Ringan
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Adhisty Zara Mendadak Menikah dan Umumkan Kehamilan, Ini Profil Tsaqib Sang Suami
-
Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
Biaya Kuliah UIN Raden Fatah Palembang 2026: Daftar UKT Semua Jurusan dan Kelompok Pembayaran
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah