SUARA GARUT - Para santri du Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut mendorong para santrinya untuk bisa menempuh pendidikan hingga menjadi sarjana.
Pimpinan Ponpes Bahrul Ulum, KH Sasa Saripudin mengatakan, selain punya bekal ilmu agama, para santri juga harus mempunyai pendidikan formal.
"Kami tidak ingin anak-anak puas belajar di pesantren saja. Mereka juga harus bisa melanjutkan pendidikan formalnya ke jenjang lebih tinggi seperti perkuliahan," ujar KH Sasa, Senin, 31 Juli 2023.
Pihaknya pun membantu fasilitas pendidikan para santri tersebut. Bahkan tak cuma santri, masyarakat di sekitar pesantren juga akan dilibatkan.
"Mulanya kami melihat banyak anak di sekitar pesantren yang putus sekolah. Makanya kami ingin mereka bisa melanjutkan pendidikan formalnya," katanya.
Warga Kampung Cikulahan, Desa Mekarraya, Kecamatan Kersamanah yang berada di lingkungan pesantren didorong untuk mempunyai pendidikan yang lebih baik.
"Sudah ada delapan anak yang bisa kuliah dengan program KIP dari pemerintah," ucapnya.
Selain itu, Ponpes Bahrul Ulum juga tahun ini membuka pendaftaran untuk siswa jenjang kesetaraan sekolah, yakni Paket A, B, dan C.
Yayasan Bahrul Ulum Hantap yang dikelolanya ini juga saat ini mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
"PKBM ini kami dirikan untuk membantu anak-anak dan masyarakat yang putus sekolah, supaya bisa mendapatkan ijazah," terangnya.
Baca Juga: Terbukti Cabuli Anak Tiri, Suami Pinkan Mambo Divonis 9,5 Tahun Penjara
Keberadaan PKBM di wilayah ini memang sangat diperlukan, karena saat ini banyak generasi muda yang putus sekolah di wilayah ini tidak bisa memiliki pekerjaan yang layak, karena tidak memiliki ijazah sekolah formal. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional
-
Jean-Paul Van Gastel Betah Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak bersama PSIM Yogyakarta
-
Bojan Hodak Beberkan Agenda Persib Usai Meraih Gelar Juara
-
Bentuk Penghargaan, Manchester City akan Buatkan Patung Khusus untuk Pep Guardiola
-
Puluhan Ritel Modern Tutup Karena Koperasi Merah Putih? Ini Penjelasan Pemerintah Lombok Tengah
-
Pemadaman Listrik Berakhir, PLN Klaim Listrik di Sumbar Menyala 100 Persen
-
Nilai TKA SD dan SMP Maksimalnya Berapa? Ini Cara Baca Hasilnya
-
Thomas Tuchel Utamakan Kekompakan dalam Pemilihan Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
-
Ketika Luka Batin Dibahas dengan Hangat dalam Loving the Wounded Soul