Suara.com - Terinspirasi penelitian dan tulisan yang dibacanya, Eve Schaub akhirnya memutuskan untuk sama sekali tidak mengonsumsi gula. Ketika mengemukakan ide ini, suami dan dua anaknya Greta dan Ilsa, mendukung penuh.
Dan sejak 2011, keluarga ini sama sekali tidak menyentuh gula. Juga semua makanan yang mengandung gula, seperti sirup jagung, sirup maple, madu, dan gula buatan.
Awalnya memang tak mudah, apalagi untuk dua anaknya yang masih kanak-kanak sehingga masih menyukai makanan manis. Tapi semua menjadi biasa seiring waktu.
"Tak seorangpun dari kami mencari atau membutuhkan. Saya punya dua anak kecil, dan saya tahu apa bagaimana mereka tertekan dan merasakannya," ujar Eve sebagaimana dikutip Huffington Post.
Ia juga sempat menemui masalah, karena hampir semua makanan yang dijual di pasar mengandung gula. Mereka mulai menyiapkan makanan di rumah.
"Saya membuat mayones sendiri, saya mulai membeli mayo dan bacon sekarang, tetapi roti saya buat sendiri," ujarnya.
Awalnya Eve hanya merencanakan ini setahun tapi terus berlanjut hingga kini. Sesekali setiap anggota keluarga ini boleh menikmati minuman manis dalam jumlah yang sangat terbatas. Biasanya itu dalam bentuk kudapan atau makanan penutup. Eve sendiri mengonsumsi segelas anggur merah sebulan sekali.
Eve juga sempat kecewa, karena ternyata berat badannya tidak turun secara signifikan. Tapi kekecewaan ini tertebus, setelah ia merasa ada perubahan dengan kondisi kesehatannya. Ia merasa lebih bugar dan makin jarang jatuh sakit.
Lalu apa rekomendasi Eve pada orang yang ingin mengikuti jejaknya?
"Tak perlu setegas kami, tapi kini saatnya orang mulai peduli dengan jumlah gula yang mereka konsumsi," ujar Eve sambil mengingatkan berbagai penyakit yang ditimbulkan akibat konsumsi gula yang berlebihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional