Lomba lari bersama anjing kesayangan di Parkir Timur Senayan, Minggu (18/5/2014). (Suara.com/Dinda)
Olahraga lari bisa dibilang sedang menjadi tren di tengah-tengah masyarakat, khususnya warga Ibukota. Setiap minggunya, tak sedikit para penggemar olahraga sederhana ini mengikuti kompetisi lari. Dari yang benar-benar berlomba mengejar kecepatan hingga hanya untuk sekedar bersenang-senang.
Seperti hari ini, Minggu (18/5/2014) di Parkir Timur Senayan, sebuah lomba lari yang unik digelar di mana orang membawa anjing kesayangannya. Kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia ini diberi tajuk Alpo Dog Run.
Dalam lomba lari yang digelar oleh Nestle Purina PetCare ini, pemilik beserta anjingnya akan berlari dalam jalur yang telah dibagi menjadi dua, yakni small breed dog dengan jarak 800 meter dan large breed dog dengan jarak 1200 meter.
Setiap jalur lari terdapat empat tantangan yang harus dilewati yaitu Alpo Walk di mana pemilik membimbing anjingnya untuk jalan di atas balok panjang. Alpo Jump, menantang anjing untuk dapat melompati ban dan balok.
Lalu Alpo Seesaw yang harus membimbinh anjing melewati jungkat jungkit. Adapula Alpo Slalom yang menantang pemilik dan anjingnya untuk dapat melewati tiang zig zag bersama.
"Kegiatan ini kami buat karena kami menyadari bahwa saat makan dan bermain ada momen yang paling penting untuk anjing dan pemiliknya. Untuk itu kami buat lomba ini agar pemilik dan anjingnya dapat menikmati kebersamaan dengan berlari dan bermain," ujar Thomas Aquinas Nugroho, Commercial Manager Nestle Purina PetCare Indonesia.
Selain itu, Thomas menambahkan bahwa acara ini juga dapat membuat para pemilik anjing untuk menjalin kedekatan dengan hewan peliharaannya. Setiap peserta yang melewati garis finish dan berhasil melewati tantangan akan mendapatkan medali.
"Yang dinilai bukan kecepatannya. Tapi kedekatan dan ketepatan melewati tantangan antara pemilik dan anjingnya. Jadi memang ini dibuat untuk bersenang-senang," tambah Thomas.
Selain lomba lari, terdapat berbagai macam kegiatan seperti lomba anjing makan, lomba sprint bersama anjing, dan taman bermain untuk anjing.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Heran Lomba Lari Berbayar: Boleh lah!
-
Dorong Mobilitas Berkelanjutan, LRT RUN 2025 Siap Guncang Jakarta!
-
Kenapa Sepatu Baru Tidak Dianjurkan untuk Lomba Lari? Ini Penjelasan Dokter
-
Dilarang Lomba Lari Pakai Sepatu Baru, Ini Penjelasan Dokter!
-
Titan Run 2025 Catat Rekor MURI sebagai Lomba Lari Pertama di Indonesia dengan Sajian Durian
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal