Suara.com - Mesin yang berfungsi untuk mengeringkan tangan (pengering tangan) yang banyak tersedia di restoran, hotel dan tempat umum lainnya ternyata bisa menjadi mesin penyebar kuman.
Mesin ini biasanya ditempatkan di toilet atau restoran bahkan mampu menyebarkan kuman lebih cepat dari handuk dapur, benda-benda yang telah lama dianggap sebagai sarang kuman.
Hal tersebut ditemukan oleh penelitian yang dilakukan di University of Leeds School of Medicine. Studi ini menemukan bahwa penyebaran kuman yang terjadi bahkan hingga 27 kali lebih cepat.
"Tangan Anda ditempeli dengan begitu banyak kuman dan bakteri, dengan mesin pengering akan membuat bakteri menyebar bahkan jika Anda harus mencucinya. Belum lagi jika alat ini digunakan oleh banyak orang dan Anda menekan tombol yang sama. Hal ini sama seperti Anda memegang gagang pintu yang telah disentuh oleh banyak orang," kata Profesor Mark Wilcox, pemimpin penelitian.
Berdasarkan penelitian ini, Profesor Wilcox juga menyarankan bahwa lebih baik Anda melakukan pengeringan tangan pribadi dengan handuk kertas. Hal ini lebih higienis dan aman karena Anda tidak menyebarkan bakteri di tangan Anda. (Medic Magic)
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia