Suara.com - Infeksi otak menyebabkan 40-50 persen kematian pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA), demikian yang dikemukakan oleh dr Darma Imran, SpS dari Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
"Walaupun infeksi otak merupakan penyebab kematian tertinggi pada pasien AIDS, tapi bila cepat diobati, bisa sembuh total infeksinya," katanya di Jakarta, belum lama ini.
Kasus infeksi otak pada ODHA, lanjut Darma, sangat luas, mulai dari komplikasi primer seperti demensia, lalu sekunder seperti celebral toxoplasmosis, TB meningitis, hingga cryptococcal meningitis.
Umumnya, kata Darma, keluhan ODHA yang mengalami infeksi otak adalah sakit kepala yang terkonsep, atau penderita mengetahui kapan pastinya mulai mengalami sakit kepala.
"Kalau pasien ditanya sejak kapan sakitnya, dia bisa jawab dengan jelas misalnya sejak seminggu atau sebulan, kemungkinan iya," kata dia. Kemudian, penderita mengalami sakit kepala yang sifatnya persisten dan progresif.
Keluhan lainnya, tambah Darma, adalah kesadaran yang semakin menurun, gangguan kognitif yang tidak selalu berwujud demensia, kejang dan hemiparesis.
Tag
Berita Terkait
-
Berhasil Lewati Masa Terberat dalam Hidup, Semangat Baru ODHIV di Tahun 2026
-
4 Tips Memilih Treadmill Untuk Ruangan Sempit: Lihat Fiturnya Juga!
-
Kisah Warsini, Pasang Behel di Tempat Abal-abal, Kini Malah Alami Infeksi Otak Berbahaya
-
Viral Perempuan Berencana Menikah dengan Pasangan Positif HIV, Amankah saat Berhubungan Seksual?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari