Suara.com - Pilek, flu dan batuk adalah sederet penyakit yang rentan muncul terutama saat perubahan cuaca atau pancaroba serta musim hujan seperti saat ini.
Selain faktor cuaca, ketiga penyakit tersebut juga bisa muncul karena alergi atau sistem kekebalan tubuh yang menurun.
Selain hidung bisa tersumbat, pilek juga menjadi hal yang cukup merepotkan. Mengatasi kondisi ini, banyak orang yang memilih untuk menggunakan sapu tangan untuk menyeka ingus yang keluar dari hidung.
Namun, tahukah Anda bahwa menyeka ingus dengan saputangan bukanlah pilihan yang tepat karena justru akan memperburuk keluhan. Para dokter menyarankan tisu justru lebih tepat untuk membersihkan hidung Anda yang sedang pilek.
Lantas, apa yang menjadi alasan tisu ternyata lebih sehat ketimbang saputangan?
1. Higienis
Kebersihan memainkan peran penting ketika Anda terkena cuaca dingin. Bila menggunakan tisu, maka Anda dapat membuangnya setelah digunakan. Tetapi bila Anda menggunakan saputangan untuk menyeka ingus, maka Anda cenderung untuk menggunakan bagian lain dari saputangan yang penuh kuman di dalamnya.
2. Mudah dibawa
Bagaimana Anda membawa saputangan yang telah penuh ingus? Tentu saja hal ini sangat merepotkan. Tetapi ketika Anda menggunakan tisu, maka Anda bisa langsung membuangnya.
3. Mencegah penyebaran virus
Ketika Anda membawa saputangan yang telah digunakan, Anda justru dapat meningkatkan penyebaran kuman.
4. Lembut pada kulit
Kulit tentu sensitif terhadap sentuhan. Jika Anda menggunakan saputangan dengan bahan yang tidak lembut, Anda bisa menyakiti hidung Anda. Namun jaringan lunak yang terdapat pada tisu akan meminimalkan risiko ini.
Menggunakan tisu atau saputangan ketika pilek memang bisa menjadi perdebatan. Namun, apa pun yang Anda pilih, selalu pastikan bahwa Anda juga menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang-buang tisu sembarangan atau selalu mencuci tangan setelah bersin dengan menggunakan saputangan. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan