Suara.com - Seorang perempuan asal dari Irlandia Utara yang memiliki dua rahim dan dua vagina, akhirnya melahirkan bayi setelah mengalami keguguran sebanyak empat kali.
Seperti dilansir dari dailymail.co.uk seorang perempuan yang diketahui bernama Leona Doherty (35) ini lahir dengan dua rahim dan merupakan kondisi yang sangat langka. Rahim ganda ini, dapat menyebabkan komplikasi kehamilan.
Sejak pernikahannya, Leona telah mengalami empat kali keguguran. Ia pun sempat putus asa karena peluangnya untuk hamil sangat kecil, karena masing-masing rahimnya hanya memiliki satu tuba falopi dan satu ovarium.
Tapi setelah berusaha dan berdoa selama 14 tahun, kini Leona dan suaminya Gary mendapatkan keajaiban. Di salah satu rahim Leona, terdapat calon bayi sehat yang kini sudah lahir dengan selamat dan sempurna.
Bayi yang diberi nama Hugh ini lahir melalui operasi caesar pada 9 Desember 2014 dengan berat hanya 1,6 kilogram. Bayi ini lahir setelah 12 bulan, Leona berjuang melawan stroke, serangan jantung dan gagal ginjal.
Dokter pun mendiagnosis bahwa dirinya baru bisa pulih dari komplikasi ini setahun kemudian. Leona pun hampir depresi, namun enam bulan kemudian ia didiagnosis hamil.
"Saya masih tidak percaya, dia milikku sekarang. Selama 14 tahun kami berusaha, kami tak pernah berhenti berharap. Dia adalah suatu keajaiban. Kami sudah melalui begitu banyak rintangan untuk memilikinya," ujar Leona.
Dokter yang menanganinya pun membuat penemuan yang mengejutkan untuk mengungkapkan kenapa Leona yang memiliki dua rahim mengalami kesulitan reproduksi. Hanya satu dari 5 juta perempuan yang mengalami kondisi rahim ganda ini.
Kondisi rahim ganda ini terjadi, karena pada saat pembentukan janin, pembuluh muller tidak bergabung dalam satu rahim, seperti seharusnya. Biasanya baru disadari oleh perempuan saat menjalani tes kehamilan atau pap smear.
Pada kasus seperti yang dialami Leona, kadang-kadang perempuan dengan kondisi rahim ganda akan memiliki komplikasi kehamilan, karena setiap rahim bisa lebih kecil dari biasanya. Meski Leona memiliki dua vagina, ia tetap berhubungan seks secara normal dan hamil pada salah satu rahim.
Perempuan yang hamil dalam kedua rahimnya sekaligus, biasanya harus melahirkan secara dini melalui operasi caesar, karena rahim menjadi terlalu sempit, dan bayi tidak dapat terus tumbuh. (Daily Mail)
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Dokter Kandungan Akui Rahim Copot Nyata Bisa Terjadi, Bisakah Disambungkan Kembali?
-
Cerita dr Gia Soal Rahim Copot Tak Dipercayai Rekan Sejawat, Saksi Hidup Akhirnya Muncul
-
HPV Masih Jadi Ancaman, Kini Ada Vaksin Generasi Baru dengan Perlindungan Lebih Luas
-
Setelah 9 Tahun Melahirkan, Meisya Siregar Jalani Operasi Gara-Gara Rahim Bermasalah
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026