Suara.com - Ebola adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola. Ebola menjadi penyakit yang berbahaya akhir-akhir ini, karena menimbulkan kematian yang cukup banyak di negara tertentu.
Sebuah percobaan untuk mengembangkan pengobatan ebola telah dilakukan, walaupun masih tahap awal namun akan mejadi kabar yang menggembirakan. Studi ini telah menguji calon vaksin yang disebut VSV-ZEBOV yang di publikasikan pada The New England Journal of Medicine.
"Vaksin VSV-ZEBOV menjadi suatu yang menjanjikan karena setalah diuji melalui tahapan produksi dosis tinggi terhadap antibodi manusia, secara keseluruhan vaksin ini aman sehingga bisa menjadi kandidat untuk mengusir wabah Ebola," kata Richard Davey dari National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID), Amerika Serikat.
Percobaan dilakukan kepada relawan yang diberikan vaksin. Efek samping yang diberikan vaksin ini seperti nyeri pada tempat suntikan, kemudian terjadi demam ringan selama 12 sam 36 jam setelah vaksinasi.
Vaksin yang menjadi kandidat ini dikembangkan oleh para ilmuwan Public Health Agency of Canada. Selanjutnya vaksin ini mendapatkan ijin untuk diproduksi secara luas oleh sebuah perusahaan obat NewLink Genetika Corp of Ames yang bekerja sama dengan Merck & Co. Inc, dari Kenilworth, New Jersey di Amerika Serikat.
Seperti kita ketahui, biasanya vaksin itu dibuat dari penyakit itu sendiri, sama halnya dengan VSV-ZEBOV, namun tidak secara keseluruhan mengandung virus ebola itu sendiri. Vaksin yang bisa disebut eksperimental ini menjadi harapan baru, terutama untuk beberapa negara yang rentan terhadap virus Ebola.
Uji coba vaksin ini bukan satu-satunya, sebelumnya sebuah penelitian telah membuat vaksin Ebola lain yang dikembangkan oleh Beijing Institute of Biotechnology dan Tianjin Cansino Biotechnology di China. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum