Suara.com - Praktisi tumbuh kembang anak Ririen Wiropranoto mengatakan bayi dan orang tua merupakan tim yang tidak bisa dipisahkan, terutama karena tumbuhnya kembangnya balita amat bergantung kepada ayah ibunya..
"Perkembangan bayi sangat bergantung pada peran orang tua dalam menstimulasi bayi," ujar Ririen di Jakarta, Jumat.
Stimulasi harus diberikan sejak bayi lahir. Otak bayi berkembang dengan sangat cepat saat diberikan stimulus dan kesempatan bergerak.
Stimulasi yang diberikan pada awal perkembangan bayi, akan mempengaruhi perkembangan saat dia memasuki masa kanak-kanak.
"Semakin awal stimulasi yang diberikan kepada bayi, semakin baik perkembangan otaknya. Orang tua harus mengetahui hal tersebut dan melakukannya dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai ada tahap perkembangan bayi yang terlewatkan," jelas Ririen yang juga merupakan Kepala Sekolah Molome Dalome Early Childhood Learning Center itu.
Di sekolahnya misalnya, berbagai kegiatan disiapkan untuk bayi dan anak-anak sesuai dengan usianya.
Namun secara keseluruhan ada dua tujuan pokok pada setiap kegiatannya yakni bayi akan distimulasi supaya bayi memiliki tahapan perkembangan runtut yang tertuang dalam "Human Development Profile" dan bayi distimulasi supaya memiliki kecerdasan majemuk.
"Kami tidak akan memaksakan bayi. Biarlah kecerdasan majemuk berkembang secara natural, yang kami lakukan hanya menstimulasi. Sebagai contoh kecerdasan linguistik, kinestetik dan musikal muncul sejak usia bayi. Oleh karena itu, banyak kegiatan yang bersumber pada tiga kecerdasan itu," papar dia.
Orang tua juga memiliki peran dalam menanamkan kebiasaan dan sikap disiplin pada anak, cara sederhana yang dilakukan adalah menanamkan kebiasaan membereskan mainan setelah anak bermain.
"Di Eropa, anak sudah ditanamkan rasa bertanggung jawab pada pilihan, hidup bersih dan rapi sejak mereka berusia sangat dini. Tujuannya supaya kebiasaan baik tersebut menjadi gaya hidup saat dewasa," terang Ririen.
Selain itu, Ririen percaya otak seseorang berkembang sesuai kegunaannya. Semakin sering digunakan atau diberi rangsangan, maka otak akan berkembang sesuai kegunaan.
Molome Dalome merupakan pusat kegiatan stimulasi bayi berumur dua bulan hingga 24 bulan yang terletak di kawasan Jakarta Barat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?