Suara.com - Tahun 2013, Indonesia menempati posisi tujuh dengan jumlah penderita diabetes (diabetesi) terbanyak di dunia yang mencapai 8,5 juta jiwa. Bahkan WHO di tahun yang sama mengeluarkan hasil penelitian yang memprediksikan bahwa pada 2030, Indonesia akan menduduki posisi lima besar dunia dengan jumlah penderita diabetes terbanyak.
Belum genap satu tahun setelah penelitian tersebut, Data International Diabetes Federation 2014 menunjukkan bahwa Indonesia menempati posisi ke-5, negara dengan jumlah diabetesi tertinggi yakni mencapai 9.1 juta jiwa.
Angka mengejutkan ini terungkap dalam acara GENERATOR (Gerakan Sehat Seru di Kantor) yang dihelat Nutrifood dalam kunjungannya ke kantor Suara.com, Senin (18/5/2015).
M. Aldis Ruslialdi, SKM, pakar nutrisi dari Nutrifood mengatakan bahwa kecenderungan jumlah diabetesi di Indonesia semakin banyak bahkan tidak pernah stagnan apalagi menurun. Padahal, jika dibiarkan diabetes bisa memicu komplikasi dan menelan biaya penanganan yang tidak sedikit.
"Diabetes bisa memicu berbagai komplikasi seperti penyakit jantung, ginjal, dan penurunan fungsi mata. Jika ini terjadi pada orang yang berkecukupan mungkin tidak akan terlalu berpengaruh karena biaya untuk pengobatan tersedia, tapi bagaimana jika terjadi pada orang yang kurang mampu?," kata Aldis.
Untuk mencegah keterlambatan mendeteksi gejala diabetes, ia menyarankan agar seseorang rutin melakukan pengecekan kadar gula dalam darah.
"Cek kadar gula darah bisa jadi skrining awal, karena gejala klinis seperti mudah mengantuk, lemas yang sering dikaitkan dengan indikator diabetes, bisa rancu dengan kondisi kesehatan lainnya," imbuh Aldis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia