Suara.com - Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. dr. Ahmad Rudijanto,SpPD-KeMD mengatakan bahwa ada tanda-tanda tertentu yang dapat dikenali saat tubuh mengalami gangguan tiroid atau hipotiroid.
Pada saraf, kata dia, tanda yang umum di antaranya kehilangan daya ingat, sering mengantuk, depresi dan tak tahan dingin.
"Tanda lainnya, mata membengkak, suara parau, nyeri dada, nafsu makan menurun namun berat badan meningkat," jelasnya di Jakarta, belum lama ini.
Tak hanya itu, Rudijanto menjelaskan, masih ada lagi tanda lainnya yang harus diwaspadai yaitu, keringat akan berkurang, kulit dan rambut menjadi kasar serta rontok. "Pada perempuan, haidnya juga mengalami gangguan dan rasa nyeri pada otot,' imbuhnya.
Lantas apa yang menjadi penyebab seseorang mengalami hipotiroid? Rudijanto mengatakan penyebab utamanya adalah kekurangan asupan yodium.
Sesuai anjuran WHO, lanjut dia, asupan harian yodium didasarkan pada usia seseorang. Anak usia pra sekolah (0-59 bulan) dianjurkan mengonsumsi yodium 90 mikrogram per harinya. Kemudian, 120 mikrogram untuk anak usia sekolah (6-12 tahun).
Sementara untuk dewasa, asupan yodium yang disarankan ialah sekitar 150 mikrogram dan 200 mikrogram untuk ibu hamil dan menyusui.
Selain kekurangan yodium, hipotiroid juga bisa disebabkan stres, gangguan hipotalamus, penyakit auto-imun, obat-obatan, kelainan kongenital dan gangguan hipofisis.
Tiroid itu sendiri adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu di bagian depan leher yang memproduksi hormon untuk mengontrol kecepatan metabolisme.
Jenis yang paling umum dari gangguan tiroid meliputi: hipotiroid, yakni kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon. Lalu, hipertiroid, yakni kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon. Selain itu, ada pula kanker tiroid, yaitu kanker yang berkembang di kelenjar tiroid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?