Suara.com - Memiliki anak sehat dan cerdas tentu menjadi dambaan banyak orangtua. Dan, tahukah Anda bahwa kunci utama agar anak sehat dan cerdas adalah pada asupan makanan yang dikonsumi ibu selama kehamilan.
Nutrisi yang dikonsumsi selama kehamilan menurut berbagai penelitian dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak.
Lalu, makanan apa saja yang bisa membuat bayi Anda lahir sehat dan cerdas? Berikut daftarnya seperti dilansir Boldsky.
1. Ikan Omega 3
Ikan seperti salmon, tuna, dan mackerel kaya akan asam lemak omega 3 yang berperan penting dalam kecerdasan otak. Sebuah studi menunjukkan bahwa ibu yang kurang mengonsumsi ikan berisiko tinggi melahirkan anak dengan IQ rendah dibandingkan anak-anak yang lahir dari ibu dengan konsumsi ikan 2 porsi setiap minggunya.
2. Telur
Telur kaya akan asam amino kolin yang berperan dalam pengembangan otak dan meningkatkan kemampuan memori bayi. Bumil setidaknya harus mengonsumsi dua telur seharu untuk memenuhi kebutuhan asupan kolin selama kehamilan. Selain itu telur juga mengandung protein dan zat besi yang berperan dalam meningkatkan bobot ideal bayi saat kelahirannya.
3. Yogurt
Selama kehamilan, tubuh bumil akan bekerja keras untuk membentuk sel-sel saraf bayi. Untuk itu Anda harus mengonsumsi makanan kaya protein seperti yoghurt. Yoghurt juga tinggi kalsium yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi bayi.
4. Bayam dan Kacang-kacangan
Jenis sayur ini kaya akan zat besi yang membuat bayi Anda lebih pintar. Zat besi dibutuhkan untuk mengirim oksigen ke sel-sel otak bayi Anda selama kehamilan.
5. Bluberi
Buah-buahan kaya antioksidan seperti bluberi, tomat dan kacang merah juga harus dipenuhi selama kehamilan. Buah ini melindungi jaringan otak bayi Anda dan membantu perkembangannya hingga masa kelahiran tiba.
6. Vitamin D
Berbagai penelitian telah melansir manfaat vitamin D bagi perkembangan otak bayi. Sebuah penelitian juga telah mengungkap bahwa ibu yang kurang mengonsumsi vitamin D akan melahirkan bayi dengan kemampuan otak yang rendah. Anda harus memenuhi asupan vitamin D dari paparan sinar matahari, telur, keju, daging dan hati.
7. Yodium
Kekurangan yodium selama kehamilan terutama pada trisemester pertama bisa menyebabkan IQ anak rendah. Oleh karena itu penting bagi bumil mengonsumsi ikan laut, tiram, telur, yogurt sebagai sumber yodium.
8. Asam Folat
Asam folat penting bagi pembentukan sel-sel otak bayi Anda. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa perempuan yang mengonsumsi asam folat empat minggu sebelum dan delapan minggu setelah kehamilan berpeluang 40 persen melahirkan bayi yang autis. Oleh karena itu saat hamil, jangan lupa untuk mengonsumsi sayuran berdaun hijau seperti bayam maupun vitamin B12.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia