Suara.com - Siapa yang tak suka susu cokelat, rasanya yang manis dengan aroma yang khas membuatnya digemari banyak kalangan, tua maupun muda. Tapi tak hanya nikmat dikonsumsi, susu cokelat juga diyakini dapat mengembalikan stamina fisik para atlet usai berolahraga.
Menurut peneliti, dalam intensitas workout yang tinggi, protein yang tersimpan dalam otot terkuras hingga 60-75 persen. Untuk mengembalikan performa otot setelah latihan dikarenakan protein dan glikogen yang hilang dapat dengan mudah diganti melalui konsumsi susu cokelat.
Tak sedikit pula pelatih yang menyarankan siswa mereka mengonsumsi makanan yang mengandung 4 gram karbohidrat dan 1 gram protein setelah 30 menit menjalani latihan fisik yang diperoleh dari susu cokelat.
"Kami memang belum menemukan mekanisme apa yang menyebabkan susu cekelat begitu bermanfaat bagi para atlet. Tapi yang pasti, kandungan karbohidrat dan protein di dalamnya bermanfaat bagi tubuh," kata peneliti.
Namun peneliti mengingatkan bahwa besarnya konsumsi susu cokelat yang dibolehkan tergantung pada durasi dan intensitas latihan yang dilakukan. Untuk olahraga berat misalnya seperti lari, tinju, pertandingan sepak bola dapat membakar kalori 80-85 persen lebih banyak.
Sementara olahraga dengan intensitas rendah seperti pilates dan jalan kaki membakar kalori lebih sedikit sehingga jumlah susu cokelat yang dikonsumsi juga disesuaikan. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia