Suara.com - Lari merupakan salah satu olahraga yang kini digandrungi oleh masyarakat urban. Wajar saja, hanya berbekal sepatu olahraga, siapapun bisa melakukan aktivitas fisik ini, baik tua maupun muda.
Tingginya minat terhadap jenis olahraga lari ini pun terlihat dari banyaknya ajang perlombaan lari yang diselenggarakan berbagai pihak.
Meski terlihat sepele, ternyata risiko yang ditimbulkan dari olahraga satu ini cukup besar. Salah satunya menyebabkan serangan jantung secara tiba-tiba. Oleh karena itu, sebelum mengikuti lomba, pelari disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan jantung.
"Ini paling fatal. Kita harus pastikan apakah jantung kita sehat atau tidak sebelum ikut lomba lari. Cara mudahnya dengan mengukur denyut nadi di pergelangan tangan," kata dokter spesialis kedokteran olahraga dari Royal Sport Medicine Centre, Zaini K Sarigih pada konferensi pers Urbanathlon Sundown di Jakarta, belum lama ini.
Lebih lanjut, ia mengatakan, jika denyut nadi selama satu menit mencapai 100 denyut, maka sebaiknya seseorang mengurungkan niatnya untuk mengikuti perlombaan lari.
"Sebenarnya nggak hanya untuk lari saja. Sebelum pertandingan olahraga apapun, seseorang harus menghitung jumlah denyut nadinya. Bayangkan, nggak olahraga saja jantung sudah bekerja lebih cepat apalagi jika dipaksakan berolahraga maka bisa bahaya," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui