Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan tim ahli dari Indiana University Bloomington mengungkap, bahwa bekerja di kantor yang didominasi laki-laki, ternyata dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius kesehatan pada karyawan perempuan.
Dalam sebuah survei di AS, peneliti mempelajari hormon stres lebih dari 440 perempuan yang bekerja di kantor-kantor, yang di mana setidaknya ada 85 persen tenaga kerja laki-lakinya.
Mereka menemukan bahwa perempuan yang bekerja di lingkungan yang didominasi oleh laki-laki memiliki pola hormon stres kortisol yang tidak sehat, khususnya jika dibandingkan dengan mereka yang bekerja di kantor yang jumlah pekerja perempuan dan laki-lakinya berimbang.
Ketidakteraturan pola kortisol yang berlangsung setiap hari, menurut para peneliti bisa berdampak pada rusaknya kesehatan jangka panjang, serta meningkatkan risiko depresi dan insomnia.
Sementara itu, lelaki sama sekali tidak menunjukkan kadar kortisol mereka terganngu, seperti yang dialami oleh perempuan di kantor-kantor yang 85 persen atau lebih lelaki. (metro.co.uk)
Berita Terkait
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Podcast Tiga Dara: Wamenaker Blak-blakan, Sebut Ijazah Sudah Bukan Modal Cari Kerja!
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Indonesia Berpotensi Ciptakan Jutaan Green Jobs, Seberapa Siap SDM Kita?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
Terkini
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis