Suara.com - Bagi Anda yang memiliki keluhan asma sebaiknya waspadai risiko diabetes. Pasalnya, obat-obatan untuk mengendalikan asma yang termasuk dalam golongan steroid bisa memicu kenaikan kadar gula darah sebagai penyebab masalah diabetes.
Hal ini disampaikan dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD-KEMD, FINASIM, ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin RSCM. Namun dokter yang akrab disapa TJ ini menekankan bahwa risiko mengidap diabetes hanya dialami penderita asma yang memiliki faktor risiko diabetes atau disebut dengan kondisi pre diabetes.
"Dari penelitian yang kita lakukan, biasanya kadar gula darah akan naik setelah pasien asma mengonsumsi obat-obatan steroid utamanya yang oral. Tapi ketika pasien memang dalam kondisi pre diabetes," ujarnya pada acara temu media 'Cegah Bahaya Komplikasi Diabetes' di Jakarta, Selasa (1/9/2015).
Lebih lanjut dokter yang akrab disapa Dokter TJ ini menjelaskan, pada orang yang tidak memiliki faktor risiko diabetes maka kenaikan kadar gula darah akibat konsumsi obat-obatan golongan steroid tidak akan menyebabkan diabetes.
"Umumnya kalau orang normal, kadar gula darah yang naik setelah minum obat steroid tidak akan melebihi penderita diabetes. Tapi kalo dia memang pre diabetes sebaiknya monitor kadar gula darah secara normal," tutupnya.
Berita Terkait
-
Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga
-
5 Merek Gula Rendah Kalori Murah untuk Diabetes dan Diet, Bisa Ditemukan di Supermarket
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Bukan Sekadar Pahit, Ini Kandungan Nutrisi Pare yang Ampuh Tangkal Radikal Bebas
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital