Suara.com - Lidah, sering disebut sebagai otot terkuat dalam tubuh. Tanpa lidah seseorang tidak akan mampu berbicara atau menelan makan. Bahkan perubahan pada lidah mampu mengungkapkan kondisi kesehatan seseorang.
Jadi, meski berukuran kecil, lidah memiliki peran besar dalam tubuh.
Berikut adalah beberapa kondisi di lidah yang mengungkapkan kesehatan Anda, seperti dikutip dari Medical Daily:
1. Lidah geografis atau membentuk peta
Jika Anda menemukan adanya lapisan putih yang tak beraturan dan nampak seperti peta berarti Anda sedang mengalami lidah geografis. Kabar baiknya, kondisi ini tidak berbahaya. Namun ada perasaan tak nyaman dalam mengecap karena bagian papila hilang sehingga membentuk seperti ruam di lidah.
Ruam atau lapisan putih bisa berubah ukuran dan lokasi setiap harinya dan bisa muncul atau hilang dari waktu ke waktu. Gejala umum termasuk ketidaknyamanan lidah, rasa sakit, sensasi terbakar, bisa memperburuk ketika makan makanan pedas atau asam.
Kondisi ini hanya mempengaruhi 1-3 persen orang tetapi bisa terjadi pada usia berapapun. Belum ada penyebab pasti yang bisa mengungkapkan terjadinya kondisi ini.
2. Lidah hitam berbulu
Mungkin ini merupakan kondisi yang paling menarik dari semua kondisi lidah dimana lidah berbulu dan berwarna hitam sehingga membuat seseorang merasa tak percaya diri atau nyaman. Hal ini tidak berbahaya dan muncul pada waktu yang singkat.
Lidah berbulu hitam ini muncul akibat terlalu banyak bakteri atau jamur yang tumbuh di mulut sehingga menyebabkan penumpukan pada papila. Lidah hitam berbulu memiliki berbagai faktor risiko seperti- kebersihan mulut yang tak terjaga, merokok, minum kopi terlalu banyak, dehidrasi, dan menggunakan antibiotik.
Untungnya, mengatasi kondisi ini bisa dicapai dengan menjaga kebersihan mulut. Menyikat gigi dan membersihkan lidah secara rutin adalah cara terbaik untuk memerangi penampilan lidah yang menyeramkan ini, disertai dengan mengonsumsi banyak air putih dan berhenti merokok.
3. Lidah pecah-pecah
Kondisi ini menggambarkan permukaan lidah dengan kondisi retak. Keretakan bervariasi, meskipun seringkali ditemukan celah yang menonjol di bagian tengah lidah. Kondisi ini ditemukan pada sekitar 5 persen dari populasi, meskipun lebih sering terjadi pada laki-laki dan lanjut usia.
Lidah pecah-pecah juga muncul pada 80 persen anak-anak dengan sindrom Down. Penyebab lidah pecah-pecah tidak diketahui secara pasti, tetapi juga tidak berbahaya. Hal ini terkait dengan tidak adanya gejala berarti sehingga tidak memerlukan perawatan khusus.
4. Leukoplakia
Leukoplakia mengacu pada kondisi lidah yang tebal, membentuk bercak putih pada pipi, gusi, dan lidah. Dokter, seperti kebanyakan kondisi lidah lain, tidak tahu apa yang menyebabkan leukoplakia, tapi mereka menduga tembakau sebagai penyebab utama dalam pengembangan kondisi ini.
Leukoplakia biasanya tidak berbahaya, tetapi dikaitkan dengan gejala awal kanker. Jadi ada baiknya ketika mengalami kondisi ini segera konsultasikan ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
-
Pembangunan SDM Jadi Prioritas, Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan Gratis di Papua
-
Jangan Keburu Parno! Ini Rahasia Membaca Angka Detak Jantung agar Tidak Gampang Panik
-
Menemukan Makna Wellbeing dari Hal Sederhana Lewat Just Appreciate Today
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif