Suara.com - Lelaki asal Rusia dijadwalkan akan menjalani transplantasi kepala utuh pertama di dunia pada Desember 2017.
Lelaki bernama Valery Spiridonov (30), bertekad menjalani transplantasi kepala setelah menderita penyakit langka Werdnig-Hoffmann. Langkah yang dilakukannya pun sempat menjadi bahan perbincangan masyarakat dunia pada 2013.
"Ketika saya menyadari bahwa saya bisa berpartisipasi dalam sesuatu yang sangat besar dan penting, saya tidak ragu untuk melakukannya meski harus bertaruh nyawa," kata Spiridonov yang berprofesi sebagai ilmuwan komputer di Rusia.
Dr Sergio Canavero, seorang ahli bedah saraf Italia, akan melakukan prosedur pada Spiridonov. Prosedur ini diperkirakan akan memakan waktu hingga 36 jam dan membutuhkan kepala Spiridonov dan kepala pendonor didinginkan terlebih dahulu untuk memperpanjang masa sel untuk bertahan hidup tanpa oksigen.
"Menurut perhitungan Canavero, jika semuanya berjalan sesuai yang direncanakan, dua tahun adalah jangka waktu yang diperlukan untuk memverifikasi semua perhitungan ilmiah dan merencanakan rincian prosedur ini," kata Spiridonov.
Ia bergurau bahwa hal pertama yang ia ingin lakukan setelah menjalani operasi cangkok adalah pergi berlibur.
"Operasi ini bertujuan untuk memulihkan kondisi orang yang cacat seperti saya. Ketika sudah pulih saya ingin mendapatkan hal yang biasa dilakukan orang yang sehat yakni berlibur," katanya.
Operasi cangkok kepala ini akan berlangsung di Harbin Medical University di sebelah timur laut Provinsi Heilongjiang, China. Biaya yang digelontorkam untuk menjalani operasi ini mencapai 11 juta dolar AS atau sekitar Rp157 miliar lebih. (Foxnews)
BACA BERITA MENARIK LAINNYA:
Lelaki Suriah yang Dijegal Kamerawati Buka Suara, Adakah Maaf?
Takut Dipanggil Penyidik Polda, Farhat Kabur ke Singapura?
Sempat Menolak, Caitlyn Jenner Berbalik Dukung Pernikahan Gay
Berita Terkait
-
5 Sampo Herbal untuk Menebalkan Rambut Tipis Tanpa Transplantasi
-
Kabar Baik Pengganti Transplantasi Jantung: Teknologi 'Heart Assist Device' Siap Hadir di Indonesia
-
Dari Donor Kadaver hingga Teknologi Robotik, Masa Depan Transplantasi Ginjal di Indonesia
-
Terobosan Baru Penunjang Transplantasi Rambut, Percepat Pertumbuhan Folikel
-
Prabowo Jenguk Korban Demo, Ada yang Ginjal Rusak hingga Tempurung Kepala Diganti Titanium
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal