Suara.com - Seorang lelaki yang selama ini diyakini sebagai lelaki paling gemuk di dunia meninggal dunia pada Jumat, di Meksiko, setelah hampir dua bulan menjalani operasi penurunan berat badan.
Menurut keluarganya, Andres Moreno (38) meninggal, karena serangan jantung dan peritonitis (radang selaput perut) di Ciudad Obregon, di negara bagian Sonora.
Ia yang sempat memiliki berat hingga 450 kilo, menjalani operasi bariatrik pada 28 Oktober 2015, di Guadalajara, Jalisco, dengan harapan dapat mengurangi kelebihan berat badan dan menjalani hidup normal.
BACA JUGA:
Ahmad Dhani Beberkan Isi SMS Sadis saat Ceraikan Maia
Operasi dilakukan dengan mengangkat tiga perempat dari perutnya dan membentuk kembali apa yang tersisa untuk mencegah dia makan terlalu banyak.
Saat itu, operasi tersebut dianggap sukses. Namun, mantan polisi ini mengeluh merasa sakit pada malam Natal, dan keluarganya meminta petugas pemadam kebakaran untuk membantu menstabilkan dia, kata kantor berita negara Notimex melaporkan.
Pada hari Natal, ia mengalami kesulitan bernapas dan anggota keluarga memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit dengan ambulans, tapi ia meninggal dalam perjalanan.
Lelaki paling gemuk di dunia ini telah menghilangkan 100 kilo bobot tubuhnya untuk dapat menjalani prosedur bedah pada Oktober lalu.
Pada tanggal 19 November, Moreno menjalani operasi darurat di Rumah Sakit setempat Umum Negara (HGE) di Ciudad Obregon, karena peritonitis berat.
Dia kemudian kembali ke Guadalajara setelah pulih di bawah pengawasan tim medis yang sama seperti sebelumnya, dan kata Notimex, telah kembali ke rumah beberapa harilalu. (Zeenews)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ini yang Bikin Pacar Jupiter Fortissimo Klepek-klepek
Ini Kelebihan Orang Dengan Garis Tangan "M"
Natalan Keluarga Beda Agama, Suami Selalu Antar Istri ke Gereja
Berita Terkait
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
2 Minggu Dirawat karena Serangan Jantung, Begini Kondisi Bolot Menurut Kerabat
-
Kronologi Bolot Dilarikan ke Rumah Sakit: Ternyata Kondisi Sudah Gawat tapi Tak Dirasa
-
Kena Serangan Jantung, Haji Bolot Sudah 2 Minggu Dirawat di Rumah Sakit
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi