Suara.com - Psikolog Efnie Indriani pernah menemukan kasus penyalahgunaan obat batuk cair pada sekelompok pemuda yang menjalani program rehabilitasi. Kandungan pada obat batuk cair yang bernama Dekstrometorfan disebut-sebut memiliki efek penenang bahkan antidepresi jika dikonsumsi dalam dosis yang berlebihan.
"Bisa jadi mereka nggak perlu beli narkoba untuk menikmati efek rileks, obat batuk cair saja dikonsumsi 10 sachet bisa memberi efek tenang dan antidepresi yang mungkin dialami para pemakai narkoba," ujarnya ketika dihubungi Suara.com, Rabu (4/5/2016).
Pendapat Efnie ini masih terkait dengan tanggapannya terhadap kasus pemerkosaan yang dialami Yuyun (14), pelajar SMP asal Desa Padang Ulak Tanding, Kecamatan Rejang Lebong, Bengkulu, yang belakangan menjadi sorotan di berbagai media Nasional.
Terlebih dalam sebuah tayangan di salah satu stasiun TV memperlihatkan bahwa para pelaku yang berjumlah 14 orang tidak menunjukkan rasa bersalah atas perilaku bejat yang telah mereka lakukan.
Menurut Efnie, hal ini mungkin terjadi karena para pelaku telah terbiasa terpapar pengaruh alkohol dan zat adiktif lainnya yang membuat fungsi kontrol pada otak mereka tak berjalan dengan baik.
"Perbuatannya sebejat itu, tapi pelakunya masih bisa tertawa. Ini menunjukkan bahwa fungsi kontrol mereka sudah terganggu sehingga pertimbangan nalar tidak bisa bekerja dengan baik. Tidak punya rasa bersalah," ujar perempuan yang juga berprofesi sebagai staff pengajar di Universitas Kristen Maranatha, Bandung ini.
Dekstrometorfan sendiri merupakan obat penekan batuk yang populer dan selama ini dapat diperoleh secara bebas. Sayangnya efek rileks yang dirasakan setelah mengonsumsi obat ini sering disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?