Suara.com - Obesitas atau kegemukan kini bukan hanya masalah orang dewasa. Pada beberapa kasus, banyak juga ditemukan anak-anak yang mengalami kegemukan.
Sebenarnya apa yang menyebabkan anak-anak juga rawan mengalami kegemukan? Dokter spesialis keolahragaan, dr Indarti Soekotjo, SpKO menjelaskan bahwa obesitas terjadi, karena kalori yang masuk dan keluar tidak seimbang.
"Kalori yang masuk ke tubuh lebih banyak daripada kalori yang dikeluarkan," terangnya di Jakarta, belum lama ini.
Makanan tinggi kalori seperti gula dan lemak, tanpa disertai aktivitas fisik, kata dokter yang akrab disapa dr Titi ini, menjadi penyebab utama kegemukan anak. Hal ini diperparah oleh kebiasaan anak bergaya hidup diam (sendentary life) di mana anak banyak menghabiskan waktu di depan televisi, komputer, atau bermain gadget.
"Kecenderungan kenapa anak menjadi kelebihan berat badan, karena anak dibiarkan diam tidak aktif bertahun-tahun. Anak yang kurang gerak atau melakukan sendentary life lebih dari 3 jam sehari, disertai snacking tinggi gula otomatis akan menaikkan berat badan," ujarnya.
Agar masalah kegemukan pada anak tak berefek hingga dewasa, dr. Titi mengajak orangtua untuk mengenalkan anak dengan aktivitas fisik sejak usia dini.
Menurut dia, membiasakan anak bergerak dan beraktivitas fisik, disesuaikan dengan jumlah kalori yang masuk. Semakin besar anak mengonsumsi makanan tinggi kalori, maka tentu aktivitas geraknya harus diperbanyak.
"Semakin gemuk maka semakin malas anak bergerak dan pada akhirnya sampai pada tingkat kegemukan yang menurunkan psikologisnya dan mengisolir dia dari pergaulan dengan teman-temannya. Dan dampak jangka panjang akan berujung pada berbagai penyakit kronis saat dewasa, mulai diabetes sampai penyakit jantung," jelas dr Titi panjang lebar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Terkini
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'