Suara.com - Masyarakat masih banyak yang mempercayai khasiat berbagai pengobatan alternatif dalam memulihkan penyakit stroke. Seperti diketahui, stroke merupakan kondisi di mana pembuluh darah mengalami penyempitan dan ditandai dengan tak berfungsinya satu sisi tubuh.
Nah, biasanya, pasca terjadinya stroke, masyarakat menjalani metode tusuk jarum (akupunktur) atau pijat refleksi untuk mengembalikan fungsi bagian tubuh. Lalu, apakah metode alternatif ini bisa menjadi solusi penyembuhan stroke?
Dokter Maizul Anwar, SpBTKV selaku Chairman Siloam Hospital Kebon Jeruk mengatakan bahwa tindakan akupuntur hanya membantu memulihkan fungsi motorik tubuh yang terganggu karena stroke.
"Kerusakannya kan di otak, jadi untuk menyembuhkan stroke tidak bisa. Metode seperti itu hanya sebagai fisioterapi saja. Biasanya juga nggak 100 persen pulih motoriknya seperti sedia kala," ujar dia, Selasa (17/1/2016).
Stroke, kata dia, terdiri dari dua jenis yakni stroke iskemik yang disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah, dan yang kedua stroke hemoragik yang terjadi jika pembuluh darah pecah.
"Stroke iskemik tidak menyebabkan kerusakan saraf permanen, misalnya bicara cadel, mulut miring, tapi bisa normal kembali. Namun bagian otak yang sudah rusak nggak bisa 100 persen baik kembali," tambah dia.
Penyebab stroke, menurut dr Maizul adalah pembuluh darah yang menua. Kondisi ini bisa muncul lebih awal jika dinding pembuluh darah menebal akibat tumpukan kolesterol jahat atau juga bisa dipicu tekanan darah tinggi dan adanya riwayat penyakit jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak