Suara.com - Kurang minum air putih tak hanya menyebabkan dehidrasi. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga bisa menyebabkan masalah batu ginjal.
Dokter spesialis Urologi Siloam Kebon Jeruk, Marto Sugiono mengatakan jika batu ginjal terbentuk karena tumpukan kristal yang dihasilkan dari makanan berprotein tinggi.
Konsumsi air putih yang kurang mencukupi membuat kristal mengendap bahkan mengeras menjadi batu ginjal.
"Kalau minum air putihnya cukup, kristal kecil itu langsung dibuang melalui urin. Nah, kebanyakan masyarakat kita kalau haus minumnya teh atau yang manis-manis. Hal ini memicu produksi kristal yang dalam jangka panjang bisa membentuk kristal besar hingga seperti batu di ginjal," ujar dia pada temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Selasa (14/3/2017).
Batu ginjal yang berukuran besar dan menyumbat saluran kemih akan menimbulkan gejala nyeri di bagian pinggang atau saat berkemih. Untuk itu, Marto mengimbau agar masyarakat memperbanyak konsumsi air putih setiap hari.
"Kurangi makan jeroan, kacang, daging, yang mengandung protein tinggi. Perbanyak air putih, buah dan sayur. Karena kalau sudah kena batu ginjal itu sakit sekali, cenat-cenut rasanya. Orang jadi sulit beraktivitas," pungkas dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru