Suara.com - Seorang gadis berusia 8 tahun meninggal dunia usai minum air mendidih melalui sedotan setelah melihat hal sama dilakukan di YouTube.
Paus Ki'ari, menjawab tantangan sepupu yang seusianya setelah menonton sebuah video di situs berbagi video populer YouTube.
Dalam beberapa menit, kata keluarganya, dia mulai mengalami kesulitan bernapas. Dia kemudian jatuh pingsan dan dibawa ke rumah sakit.
Anak sekolahan yang meninggal tragis itu mengalami luka bakar serius di mulut dan tenggorokannya yang menyebabkan masalah pernapasan. Ki'ari membutuhkan beberapa kali operasi darurat usai peristiwa itu, termasuk trakeostomi.
Kerabatnya baru-baru ini mengungkapkan, Ki'ar telah menunjukkan tanda-tanda membaik, namun meninggal pada hari Senin waktu setempat. Pihak berwenang di Boynton Beach, Florida, saat ini menangani kasus tersebut.
Menurut NBC Miami, lembaga perlindungan anak telah menerima beberapa laporan dugaan kelalaian terkait kasus tersebut.
"Dengan meninggalnya anak ini benar-benar kondisi yang menghancurkan, dan ucapan belasungkawa kepada semua orang yang mencintainya," ungkap Mike Carroll, dari Departemen Anak-anak dan Keluarga Florida.
"Kami telah membuka penyelidikan kematian anak ini untuk memeriksa keadaan seputar kematiannya, dan akan mengerahkan Tim Tanggap Cepat Kritis untuk meninjau semua interaksi keluarga ini dengan sistem kesejahteraan anak di Florida. Kami juga akan terus bekerja sama dengan penegak hukum untuk mendukung usaha mereka yang terus berlanjut," tandasnya. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan