Suara.com - Seorang anak laki-laki vegan di sekolah Inggris ditemukan meninggal setelah sebuah kampanye intimidasi membuat anak-anak lain melemparkan daging ke arahnya. Louie Tom Fenton (12), mulai merokok untuk mengatasi stres karena diintimidasi.
"Dia telah diintimidasi secara teratur sejak dia tiba di Richard Hale School. Dia memiliki janji pertemuan dengan konselor dan dia mulai merugikan diri sendiri. Mereka melemparkan daging ke arahnya di kantin karena dia seorang vegan," kata Ibu Louie, Catherine Fenton, kepada Hertfordshire Coroner’s Court.
Lebih lanjut, Fenton mengungkapkan, dia beberapa kali telah mencoba berbicara dengan sekolah, namun bullying terus berlanjut. Dia mengatakan, telah menulis surat kepada sekolah tersebut, bahwa dia ingin tahu apakah mereka telah melakukan sesuatu untuk mengatasi intimidasi dan memastikan hal itu tidak pernah terjadi lagi.
Saat pemeriksaan atas kematian anak sekolah tersebut diungkapkan, dia mulai merokok, bergaul dengan anak yang lebih tua sebelum kematiannya pada 19 Januari. Anak laki-laki itu kemungkinan tidak bermaksud membunuh dirinya sendiri, karena tidak ada catatan yang menyebutkan hal itu.
Coroner Geoffrey Sullivan mengatakan kepada pengadilan, bahwa dia akan menulis surat ke sekolah untuk memastikan bahwa intimidasi dan pembelaan diri ditangani dengan cara yang benar.
"Mengingat apa yang Anda katakan, saya akan menulis surat kepada kepala sekolah di sekolah untuk menanyakan apakah ada kebijakan dan pengetahuan terkini tentang murid-murid yang mengalami intimidasi dan merugikan diri sendiri," imbuhnya.
Keluarga Louie memberi penghormatan kepadanya sebagai "anak luar biasa" yang sangat dicintai.
"Dalam beberapa hal, dia sangat bijaksana, dan bisa mengatasi masalah jauh melampaui usianya. Dan dengan cara lain, dia adalah anak laki-laki nakal, antusias yang ditawarkan dunia untuk melakukan petualangan. Louie memiliki selera humor yang bagus dan tawa yang menular. Kami merasa kehilangan yang terdalam, dia membuat hidup kita lebih baik dengan berada bersama kita," ungkap pihak keluarga.
Kepala sekolah Richard Hale School, Stephen Neate mengatakan bahwa sekolah tersebut tidak pernah diberitahu mengenai kekhawatiran bahwa daging itu diduga telah dilemparkan pada anak laki-laki tersebut.
Baca Juga: Psikolog: Nikah Muda Bisa Picu Depresi hingga Bunuh Diri
"Kami menyadari kekhawatiran tentang Louie tidak senang di sekolah, dan kami secara aktif terlibat dengan dia dan keluarga dia untuk mengatasi masalah ini. Sekarang kami akan meninjau prosedur kami, memastikan semua pihak yang bekerja dengan Louie dan keluarganya, baik di dalam maupun di luar sekolah, belajar pelajaran dari kasus tragis ini," jelasnya.
Dominika Piasecka, juru bicara The Vegan Society di Inggris, mengatakan mereka merasa sedih atas kematian anak laki-laki tersebut.
"Sayangnya, anak-anak sekolah dapat diintimidasi untuk beberapa perbedaan, seperti memakai kacamata, warna rambut, latar belakang sosial dan sebagainya, dan veganisme hanyalah satu kemungkinan perbedaan. Ini adalah insiden karena terisolasi, dan kami tidak mengetahui adanya kasus lain dari anak-anak yang diintimidasi karena menjadi vegan. Biasanya teman sebayanya sangat toleran, dan bahkan penasaran dengan pilihan gaya hidup mereka," ujarnya. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!