Suara.com - Pangan lokal kerap dipandang sebelah mata karena gempuran pangan impor. Bahkan makanan super alias superfood yang merujuk pada bahan makanan impor justru menjadi tren di Indonesia.
Namun tahukah Anda bahwa pangan lokal juga tak kalah bergizi lho. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, Siswanto mengatakan beberapa panganan yang hanya dijumpai di Indonesia seperti gatot, ubi ungu hingga daun kelor memiliki nilai gizi tinggi ketimbang makanan super yang diimpor.
"Kalau Anda tahu gatot panganan berbahan singkong itu kalau diteliti dia merupakan prebiotik. Jadi, kalau dikonsumsi bisa bermanfaat menjaga kesehatan usus. Begitu juga dengan ubi ungu, itu khasiatnya bisa menurunkan kolesterol," ujarnya dalam temu media EAT Asia Pasific Competence Forum di Jakarta, Selasa (31/10/2017).
Belum lagi khasiat daun kelor, yang menurut Siswanto mengandung banyak zat gizi mikro dan protein. Bahkan daun kelor juga disebut-sebut kaya akan kalsium yang jumlahnya mencapai 14 kali lebih besar ketimbang susu sapi.
Ia menambahkan, selain kaya akan zat gizi, pangan lokal juga masuk dalam makanan fungsional. Menurut dia makanan impor bisa dilabeli superfood, karena pengaruh promosi besar-besaran sehingga memengaruhi cara pandang masyarakat.
"Pangan impor rata-rata disebut superfood itu karena iklan. Itu sebabnya kita harus mengiklankan makanan lokal agar bisa masuk ke dalam makanan bergizi tinggi," tambah Siswanto.
Kini Kementerian Kesehatan, lanjut dia, juga tengah menggalakkan konsumsi pangan lokal yang telah terbukti mengandung zat gizi tinggi. Dalam kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas misalnya, masyarakat diimbau untuk rajin mengonsumsi sayur, buah-buahan, ikan, dan pangan lokal lainnya yang termasuk makanan sehat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya