Suara.com - Berdasarkan hasil survei FWD Life, musik merupakan salah satu passion terbesar di Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan data Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) di tahun 2015 yang menyebutkan adanya tren peningkatan jumlah musisi luar negeri maupun dalam negeri yang menggelar konser di Indonesia sejak 2012, dan terus berlanjut hingga saat ini.
Sayangnya, banyak masyarakat merasa khawatir untuk menikmati passion mereka, khususnya saat menonton konser karena risiko cedera yang cukup besar. Kejadian yang menakutkan saat konser, tentu membuat seseorang membatasi passion-nya terhadap musik seperti nonton konser.
Melihat hal tersebut, kini masyarakat tidak perlu khawatir lagi mencurahkan passion musiknya. Pasalnya, perusahaan asuransi FWD Life dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat yang ingin menjalankan passion-nya, termasuk bermusik.
Wakil Direktur Utama FWD Life Rudi Kamdani mengungkapkan pihaknya melihat antusiasme masyarakat Indonesia terhadap musik begitu besar, sehingga FWD Life membuktikan komitmennya dalam mendukung lima passion terbesar di Indonesia, salah satunya musik.
"Kami berani tampil beda dengan menjadi official insurance partner dalam gelaran konser 5uper Group yang telah dilaksanakan minggu lalu, di mana produk asuransi kecelakaan diri ini berlaku selama 24 jam dengan Uang Pertanggungan sebesar Rp10 juta jika terjadi risiko kematian karena kecelakaan selama konser berlangsung," ungkapnya kepada wartawan di Jakarta.
Lebih lanjut, dia memaparkan, perlindungan diri yang diberikan terhadap penonton dalam konser tersebut merupakan perwujudan FWD Life dalam membebaskan langkah masyarakat untuk menciptakan momen terbaiknya melalui musik sebagai salah satu passion-nya.
Musik masih digandrungi masyarakat Indonesia sebagai gaya hidup baik bagi generasi tua maupun muda. Sebagai perusahaan asuransi dengan segmentasi milenial dan masyarakat yang berjiwa muda, FWD life memperkenalkan manfaat asuransi kepada masyarakat secara luas yang tidak hanya untuk kesehatan saja melainkan kecelakaan diri saat menjalani passion-nya.
"Sejak FWD Life beroperasi di Indonesia, visi kami adalah ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap asuransi dengan cara inovatif dan kreatif yakni memberi dukungan terhadap passion masyarakat agar terbebas dari rasa khawatir dan selalu bebas melangkah," tutup Rudi.
Baca Juga: Manfaat Mendengar Musik di Kantor bagi Pekerja Kantoran
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026