Suara.com - Penumpukan lemak di bawah dagu yang disebut 'double chin' kerap dialami orang yang kelebihan berat badan. Selain itu kondisi ini juga bisa terjadi, karena masalah penuaan yang menyebabkan kulit di bawah dagu mengendur sehingga menimbulkan lipatan.
Tidak ada perawatan instan yang dapat mengatasi kondisi ini, tetapi ada solusi yang bisa Anda jajal secara teratur, salah satunya mengunyah permen karet. Ya, dilansir dari Bolsky, kegiatan ini ternyata dapat melatih otot di bawah dagu yang membantu menyingkirkan lemak penyebab lipatan.
Pastikan Anda memilih permen karet bebas gila sehingga turut membantu menjaga kesehatan gusi dan gigi. Anda bisa mengunyah permen karet beberapa kali sehari untuk menghilangkan lipatan lemak di bawah dagu.
Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah mengonsumsi teh hijau. Kandungan antioksidan di dalam teh hijau dapat membantu mengurangi berat badan. Pada gilirannya berat badan yang turun membantu mengurangi lemak di bawah dagu.
Konsumsi tiga cangkir teh hijau dalam sehari untuk mendapat manfaat yang maksimal. Selain itu, minyak zaitun juga disebut-sebut dapat membantu mengusir lemak di bawah dagu. Vitamin E dan antioksidan dalam minyak zaitun membantu mengencangkan kulit.
Cara menggunakannya oles minyak zaitun pada rahang dan leher lalu pijat lembut dengan gerakan melingkar selama beberapa menit. Anda bisa membiarkannya selama satu jam sebelum membilasnya dengan air bersih.
Ulangi langkah ini setiap hari untuk mendapat hasil yang maksimal. Selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?