Suara.com - Berdasarkan data riset kesehatan dasar 2013, 80 persen orang dewasa pernah mengalami nyeri di bagian punggung atau pinggang. Rasa nyeri ini timbul karena adanya kerusakan jaringan di bagian tubuh tertentu yang pada gilirannya berpengaruh pada kualitas hidup manusia.
Dalam keterangan resminya, dr. Thomas Purba, SpKFR selaku Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik di Siloam Hospitals Purwakarta menyatakan, saat ini permasalahan nyeri yang kerap terjadi di antaranya disebabkan karena tidak tertangani dengan optimal.
"Rasa nyeri merupakan perpaduan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan dan berhubungan pada kerusakan jaringan. Kalau dibiarkan, maka orang tidak dapat menjalani aktivitasnya sedia kala," ujar dr Thomas dalam acara sosialisasi pelayanan “Intervention Pain Management (IPM)” dan Buka Puasa Bersama dengan 20 anak yatim Yayasan Al-Ukhuwah.
Siloam Hospitals Purwakarta, kata dr Thomas, telah mengembangkan layanan Intervention Pain Management atau IPM untuk mengatasi nyeri.
Layanan ini merupakan salah satu layanan unggulan di RS Siloam Purwakarta yang meliputi teknik minimal invasive untuk mendapatkan efek bebas nyeri jangka panjang atau permanen.
"IPM merupakan pendekatan multispesialistik yang bertujuan untuk meredakan nyeri, mengembalikan fungsi dan mencegah terjadinya nyeri berkelanjutan. Jadi selain mengembalikan rasa nyaman, kualitas hidup pasien kembali meningkat," imbuh Thomas.
Untuk meningkatkan keakuratan tindakan dan kualitas hasil pelayanan, IPM dapat dilakukan dengan media guiding berupa USG, C-Arm atau pun Fluoroskopi (CathLab).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD