Suara.com - Penelitian terbaru mengungkapkan hal mengejutkan, yaitu mengonsumsi soda kue atau baking soda dengan air ternyata dapat membantu mengendalikan pertumbuhan tumor dan menghambat sel kanker.
Baking soda adalah zat alami yang digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga. Namun, tidak ada yang menyadari bahwa ramuan ini dapat menyembuhkan tubuh dan mencegah kanker juga.
Para ilmuwan di Ludwig Institute for Cancer Research menemukan bahwa baking soda dapat membantu menyembuhkan kanker dengan menargetkan sel. Di mana, baking soda mencoba untuk mengaktifkan sel-sel tumor dengan membuatnya lebih mudah untuk dideteksi serta memperlambat pertumbuhannya.
Suplemen seperti magnesium klorida, yodium, natrium bikarbonat (baking soda), dan vitamin C memiliki tingkat kebaikan yang sangat tinggi tanpa efek samping bila dibandingkan dengan obat-obatan lain, yang berbahaya bahkan dalam dosis rendah.
Penelitian telah menemukan bahwa baking soda dapat melawan kanker dengan membuat sel-sel di dalam tumor berfungsi lebih baik dan membuatnya lebih mudah untuk dibunuh oleh obat kemoterapi.
Nah, berikut bagaimana baking soda dapat membantu menyembuhkan kanker dilansir dari Boldsky.
Alkalin
Kanker biasanya disebabkan oleh racun yang disebut Candida. Namun, baking soda berhasil membunuh bakteri Candida menjadi natrium bikarbonat (soda kue) bersifat basa. Candida dikatakan dapat mengganggu seluruh tubuh, tapi yang lebih penting, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa. Kualitas alkalinisasi dapat secara efektif menghilangkan mikroba.
Meningkatkan Aktivitas Sel
Orang yang memiliki masalah dengan tingkat pH asam akan mengalami masalah dengan fisiologi sel dan, terlebih lagi, bahkan diet yang tidak sehat akan menciptakan kondisi pH asam. Ketika ada tingkat pH yang tidak seimbang itu akan memutuskan aktivitas seluler yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti kanker, diabetes, dan mulas.
Kehidupan biologis hanya dapat berfungsi lebih baik jika tubuh tidak bersifat asam dan tidak ada yang lebih baik daripada menggunakan baking soda. Sodium bikarbonat dalam baking soda adalah senyawa alami yang sangat membantu dalam berbagai cara.
Baca Juga: Soal 4 Hal Ini, Anda Boleh Berbohong Pada Pasangan
Meningkatkan Kesehatan
Kebanyakan orang yang mengonsumsi minuman alkalinisasi setiap malam telah berhasil mengurangi gejala sensitivitas kimia. Melindungi tubuh dari peradangan dan mencegah sel kanker hidup di dalam organ tubuh. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kanker, seperti kerusakan radikal bebas, uv sinar, dan kimia racun, karena semuanya itu mencoba untuk mengganggu metabolisme sel.
Meningkatkan Kesehatan
Baking soda memiliki kekuatan untuk meningkatkan kesehatan. Satu sendok teh baking soda yang dicampur dengan 250 ml air membantu untuk melindungi sel dari kanker. Minum ini dua kali dalam seminggu akan membuat sel terhindar dari zat-zat karsinogenik yang mencoba untuk merangsang kanker. Minum air yang dicampur baking soda bermanfaat bagi tubuh dan jika Anda tidak menyukai rasanya, bisa tambahkan lemon atau madu.
Serangan Jamur
Obat untuk kanker adalah semua hal yang bisa membuat kondisi tubuh menjadi basa dan baking soda memiliki kemampuan untuk melawan jamur secara langsung. Ini adalah zat alami yang tidak membahayakan anak-anak serta lingkungan. Ini adalah penetral yang sangat berguna sebagai obat di era toksisitas.
Membawa Tingkat Keasaman Turun
Penelitian juga menunjukkan bahwa baking soda bisa menetralkan asam yang mencoba untuk menurunkan keasaman tumor dan membantu dalam menghadirkan dormant sel kembali beraksi. Orang yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker bisa mendapatkan keuntungan dari senyawa alami seperti baking soda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru