Suara.com - Inginnya, sih, orangtua selalu jadi orang yang pertama kali dicari saat anak sedang sedih. Entah sebagai tempat untuk curhat, atau sekadar meminta pelukan. Tapi, namanya saja anak-anak, seringkali mereka lebih memilih diam dan irit bicara saat sedang ada masalah.
Padahal, sebagai orangtua, Anda tentu ingin mendengar cerita anak tentang hal-hal apa saja yang membuat mereka sedih. Tapi jangan khawatir, karena ada trik yang bisa Anda lakukan untuk membuat anak mau bercerita tentang masalahnya. Ini dia, seperti dilansir dari Famifi.
1. Jangan tunggu sampai di rumah, bertanyalah ketika sedang di perjalanan
Anak cenderung lebih mau membuka diri ketika mereka berada di dalam mobil berdua bersama orangtua. Seorang psikolog klinis, Dr. Laura Markham, mengatakan bahwa di dalam mobil, anak-anak cenderung lebih terbuka dan mau bercerita tentang apa saja. "Itu karena di dalam mobil tidak ada kontak mata yang diperlukan saat mereka bicara kepada orangtuanya. Anak-anak lebih mudah berbicara jika tidak ada tekanan," katanya.
2. Ajukan pertanyaan terbuka
Markham menyarankan agar orangtua mengajukan pertanyaan yang spesifik dan terbuka. Jenis pertanyaan semacam itu mendorong anak-anak bicara lebih banyak lewat penjelasan atas suatu hal. Hindari pertanyaan tertutup yang hanya membutuhkan jawaban 'ya' atau 'tidak'. Ganti pertanyaan tertutup dengan pertanyaan yang lebih spesifik, misalnya, 'Pelajaran apa yang paling seru hari itu?', 'Dengan siapa kamu bermain hari ini?', atau 'Ada kejadian menarik apa hari ini di sekolah?'
3. Jangan terlalu banyak memberi respon
Anak-anak kadang tak begitu butuh nasihat atau ceramah orang tua. Mereka hanya butuh bicara tentang apa saja dan mereka ingin didengar oleh Anda. Jadi, Anda wajib tahu kapan saatnya bicara dengan anak untuk menasihati, dan kapan Anda harus diam dan hanya mendengarkan. Jika mereka mengalami masalah, beri dukungan pada anak untuk menyelesaikan persoalannya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini