Suara.com - Anak lebih suka mengetik di gadget dan jarang menulis tangan? Nah, mumpung sedang libur sekolah, yuk mulai tumbuhkan minat anak dalam menulis tangan lewat aktivitas seru bersama orangtua.
Di era digital saat ini, harus diakui bahwa anak-anak lebih sering bermain dengan gadget-nya. Dan hal ini, menurut Sally Payne, ahli Pediatric dari Heart of England Foundation NHS Trust, menyebabkan anak yang baru masuk Sekolah Dasar (SD) tidak memiliki ketangkasan dan kekuatan otot tangan untuk memegang pensil. Hal ini erat kaitannya dengan menurunnya kebiasaan menulis.
Padahal, menulis dengan tangan memiliki banyak manfaat yang anak butuhkan di periode tumbuh kembangnya, lho. Pakar edukasi anak dari Wahana Visi Indonesia, Nurman Siagian, mengungkapkan bahwa menulis dengan tangan dapat mengasah berbagai keterampilan pada saat yang bersamaan, seperti berpikir kritis dan motorik, sehingga bermanfaat meningkatkan daya ingat, kreativitas, dan kecerdasan anak.
Sebagai bagian dari gerakan “Ayo Menulis Bersama SiDU, Sinar Dunia (SiDU) Buku Tulis memberikan lima tips bagi orangtua dalam mengisi libur sekolah dengan kegiatan menulis bersama anak.
1. Menulis Surat
Menulis surat di secarik kertas sudah semakin jarang dilakukan seiring perkembangan teknologi. Oleh karena itu, Anda bisa mengajak anak untuk menulis surat. Isi surat bisa berupa ungkapan sayang kepada orangtua, kakak atau adik, atau nenek dan kakek. Setelah itu, minta anak untuk menyelipkannya di pintu kamar orang yang dituju.
2. Memo Kecil
Ajak anak untuk menulis nama benda yang ia sukai, misalnya 'mobil balap', 'bola', dan sebagainya. Minta anak untuk menuliskannya di kertas memo warna-warni, lalu tempelkan di salah satu dinding rumah atau kulkas. Tugas orangtua adalah membuat gambar dari setiap nama benda yang ditulis anak. Lakukan setiap hari selama waktu libur sekolah, dijamin anak akan mendapatkan pengalaman yang unik.
3. Menulis Buku Harian
Libur sekolah yang tak berjarak lama dari libur lebaran pastinya masih menyisakan kenangan mudik atau silaturahmi dengan keluarga. Ajak anak untuk menceritakan perjalanan mudiknya lewat tulisan. Anda bisa membantu memberikan buku jurnal atau diary yang menarik untuk menambah semangat anak memulai jurnal pribadinya.
4. Menulis Dongeng di Buku
Bosan dengan buku dongeng yang ada di rumah? Mumpung waktu libur sekolah, Anda bisa mengajak anak untuk menulis dongeng versi dirinya sendiri. Anda bisa menjadi teman diskusi untuk mendukung anak mengembangkan idenya. Setelah itu biarkan ia berkreasi dan menuangkan imajinasinya di atas buku. Setelah selesai, Anda bisa membaca dongengnya bersama anak sebelum tidur.
5. Menulis di Tempat Wisata
Menulis di tempat wisata kedengarannya seru juga, ya? Ajak anak jalan-jalan ke tempat wisata, dan jangan lupa bawa buku dan alat tulis. Sambil menikmati udara segar, minta anak untuk menulis nama-nama benda yang ia lihat atau temui di tempat wisata, serta kegiatan yang ia lakukan di sana.
Baca Juga: Menang Pilkada, Ridwan Kamil Cari Rider Ojek Online Ini
Bagaimana, tertarik untuk melakukan satu dari lima tips di atas? Selain dapat menumbuhkan minat menulis anak yang akan bermanfaat bagi pertumbuhan dan kecerdasannya, menulis juga bisa menjadi cara untuk menghindari pemakain gawai berlebihan pada anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini