Suara.com - Munculnya darah beku atau menggumpal, yang terlihat mirip seperti agar-agar saat menstruasi mungkin adalah hal umum yang sering dialami oleh banyak wanita. Tapi, di antara Anda juga mungkin bertanya-tanya, apakah hal ini menandakan bahaya kesehatan?
Sebenarnya menstruasi sangat bervariasi dari wanita ke wanita lainnya. Mulai dari banyaknya, frekuensi waktu menstruasi dan jenis darah yang dikeluarkan. Biasanya, darah yang beku dan menggumpal muncul saat menstruasi sedang banyak-banyaknya dan saat wanita mengalami hari yang berat.
Tapi, sesuai dengan pendapat dokter, darah yang beku dan menggumpal selama menstruasi benar-benar hal yang normal. Gumpalan darah sebenarnya dapat dicegah oleh antikoagulan yang diproduksi oleh tubuh Anda. Tak heran jika saat aliran menstruasi keluar, masih ada gumpalan yang masih tersisa dan ukurannya cukup kecil.
Meski begitu, dokter mengungkap, ada hal yang perlu Anda perhatikan terhadap gumpalan darah beku yang keluar saat menstruasi, yakni ukurannya.
Jika ukurannya besar dan berlebihan, ini bisa menjadi pertanda dari beberapa penyebab. Mulai dari fibroid rahim, keguguran, menopause, endometriosis, kanker endometrium, perubahan berat badan, dan lainnya.
Bukan cuma itu, saat menstruasi pun mungkin Anda akan merasakan hal yang lebih berat daripada biasanya, seperti kehilangan darah yang cukup banyak, kelelahan, kulit pucat, sakit kepala dan anemia. Jika hal seperti ini terjadi, yang terbaik adalah segera memeriksakan diri Anda pada dokter kandungan.
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono: Wapres Gibran Contoh yang Benar dalam Menanggapi Jokes
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Pandji Datangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Lima Laporan soal Pertunjukan Mens Rea
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru