Suara.com - Munculnya darah beku atau menggumpal, yang terlihat mirip seperti agar-agar saat menstruasi mungkin adalah hal umum yang sering dialami oleh banyak wanita. Tapi, di antara Anda juga mungkin bertanya-tanya, apakah hal ini menandakan bahaya kesehatan?
Sebenarnya menstruasi sangat bervariasi dari wanita ke wanita lainnya. Mulai dari banyaknya, frekuensi waktu menstruasi dan jenis darah yang dikeluarkan. Biasanya, darah yang beku dan menggumpal muncul saat menstruasi sedang banyak-banyaknya dan saat wanita mengalami hari yang berat.
Tapi, sesuai dengan pendapat dokter, darah yang beku dan menggumpal selama menstruasi benar-benar hal yang normal. Gumpalan darah sebenarnya dapat dicegah oleh antikoagulan yang diproduksi oleh tubuh Anda. Tak heran jika saat aliran menstruasi keluar, masih ada gumpalan yang masih tersisa dan ukurannya cukup kecil.
Meski begitu, dokter mengungkap, ada hal yang perlu Anda perhatikan terhadap gumpalan darah beku yang keluar saat menstruasi, yakni ukurannya.
Jika ukurannya besar dan berlebihan, ini bisa menjadi pertanda dari beberapa penyebab. Mulai dari fibroid rahim, keguguran, menopause, endometriosis, kanker endometrium, perubahan berat badan, dan lainnya.
Bukan cuma itu, saat menstruasi pun mungkin Anda akan merasakan hal yang lebih berat daripada biasanya, seperti kehilangan darah yang cukup banyak, kelelahan, kulit pucat, sakit kepala dan anemia. Jika hal seperti ini terjadi, yang terbaik adalah segera memeriksakan diri Anda pada dokter kandungan.
Berita Terkait
-
Setelah 'Mens Rea' Pandji, 'GOAT Pandemonium' Karya Ge Pamungkas Siap Guncang Netflix
-
Pakar Hukum: Klaim Nadiem Tak Ada Mens Rea Runtuh sejak Hadir di Rapat Zoom Mei 2020
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
9 Amalan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dilakukan Wanita Haid
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh