Suara.com - Budaya Jepang memiliki perbedaan dengan budaya Indonesia, mulai dari makanan, gaya hidup, adat, dan lain-lain.
Contoh kecilnya adalah warga di Jepang yang pergi kemanapun selalu berjalan, berbeda dengan Indonesia yang malas berjalan.
Apalagi sekarang banyak taksi maupun ojek online yang memudahkan kita untuk pergi ke mana saja. Jadi makin malas deh jalan kaki.
Tidak hanya itu, masih banyak gaya hidup warga Jepang yang bermanfaat bagi kesehatan dan wajib untuk ditiru. Apa saja ya? Yuk simak!
1. Bersepeda
Sebanyak 80% orang Jepang lebih menyukai berjalan kaki atau bersepeda. Alasannya selain menyehatkan, biaya parkir kendaraan pribadi juga sangat mahal.
Di samping itu, tidak banyaknya kendaraan bermotor atau mobil di kota-kota Jepang menjadikan masyarakatnya lebih sehat karena tidak ada polusi kendaraan.
2. Mengonsumsi makanan mentah
Gaya hidup sehat orang Jepang makan makanan mentah memang sudah turun temurun. Hingga saat ini, sashimi menjadi makanan kebanggaan mereka.
Menurut penelitian, makanan yang diolah di atas temperatur 40 derajat akan merusak enzim dan nutrisi makanan.
Berita Terkait
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Duel Nyata ala Captain Tsubasa
-
Pria Jepang Jadi 'Pahlawan' di Stadion, Tapi 'Beban' di Rumah Tangga
-
Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Nijiro Murakami Terseret Dugaan Penganiayaan, Kasus Dilimpahkan ke Jaksa
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!