Suara.com - Kisah inspiratif soal gaya hidup sehat datang dari Henry Tseng, seorang kakek berusia 111 tahun yang hingga kini masih rutin olahraga.
Henry Tseng lahir di Yokohama, Jepang, pada tahun 1907, namun pindah dan menetap di Los Angeles, California, Amerika Serikat, sejak tahun 1975. Seumur hidupnya, Henry Tseng memang diketahui gemar olahraga.
"Orang tua kami selalu menjalankan gaya hidup sehat. Mereka tidak minum alkohol, tidak merokok, tidak menggunakan narkoba, dan selalu olahraga," ujar Linda Hsia, anak Henry Tseng, dikutip dari Daily Mail.
Kegemaran olahraga Henry Tseng membuatnya senang melakukan olahraga apa saja. Ia mengaku rutin melakukan yoga dari tahun 80-an hingga saat ini.
Namun faktor usia membuatnya tak bisa seaktif dulu. Meski begitu, rutinitas olahraga Henry Tseng masih berjalan. Ia kini menikmatik olahraga bersepeda statis di gym, dan melakukan yoga di kursi roda.
"Ia bersepeda selama 30 menit, dan tak akan berhenti olahraga sebelum 30 menit tersebut selesai," ujari Michelle Dodson, asisten direktur Healthy Lifestyles di Collins & Katz Family YMCA, tempat Henry Tseng olahraga.
Tak hanya olahraga, rahasia bugar Henry Tseng di usia 111 tahun juga berasal dari diet dan pola makan. Henry memegang prinsip makan zaman dahulu yang menitikberatkan pada porsi sarapan yang lebih banyak daripada makan siang dan makan malam.
Menu sarapan Henry Tseng pun cukup sehat, yakni dua buah telur rebus, anggur, pisang, roti dengan selai, dan setengah mangkuk sereal. Jika ingin, ia juga mengonsumsi kopi dan jus jeruk setelah olahraga.
Hsia mengatakan Henry Tseng adalah sosok yang sangat positif. Ia senang berada bersama orang banyak dan membagikan ceritanya.
"Aku juga memiliki masalah, sama seperti orang-orang lainnya. Tapi aku melupakannya dengan olahraga," ujar Henry Tseng.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik