Suara.com - Kanker payudara yang kerap diidentikkan dengan perempuan, ternyata juga bisa dialami oleh lelaki. Meski kasusnya sangat langka, tapi faktanya lelaki tetap bisa terkena kanker payudara karena masih memiliki jaringan payudara.
Hingga masa pubertas, jaringan payudara pada anak lelaki dan perempuan adalah sama. Keduanya memiliki sedikit jaringan payudara di belakang puting dan areola atau daerah kulit yang lebih gelap di sekitar puting.
Jaringan payudara tersebut terdiri dari beberapa tabung kecil atau saluran yang dikelilingi oleh jaringan lemak, jaringan ikat, pembuluh darah dan pembuluh limfatik.
Masuk usia dewasa, barulah terjadi perbedaan jaringan payudara antara lelaki dan perempuan. Lalu, seberapa umum bagi seorang lelaki untuk terkena kanker payudara? Di Inggris, Cancer Research UK melaporkan sekitar 390 lelaki didiagnosis dengan kanker payudara setiap tahunya. Sementara itu, jumlah wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara adalah 54.800 orang.
Lelaki berusia antara 60 dan 70 lebih mungkin terkena kanker payudara. Begitu juga lelaki yang memiliki kadar estrogen sangat tinggi juga memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara.
Seperti halnya perempuan, jika seorang lelaki memiliki anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara di masa lalu, maka peluangnya untuk terkena kanker juga akan meningkat.
Tanda umum kanker payudara pada lelaki adalah benjolan di jaringan payudara yang bisa dirasakan dekat dengan puting. Benjolan itu juga dapat ditemukan lebih jauh dari puting.
Dilansir dari The Independent, menurut Breast Cancer Care, tanda-tanda tambahan kanker payudara mencakup gejala seperti munculnya cairan dari puting. Selain itu, puting yang berubah atau sensitif, pembengkakan di area dada, bisul di daerah dada atau puting, atau adanya kelenjar getah bening di area ketiak, juga bisa menjadi tanda kanker payudara.
Sama seperti perempuan, pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI juga dianjurkan untuk lelaki yang berisiko terkena kanker payudara.
Baca Juga: Suzuki Masih Pelajari All New Ertiga Diesel
Sedangkan untuk pengobatan kanker payudara pada lelaki, menurut Breast Health UK, mayoritas lelaki yang didiagnosis menderita kanker payudara mungkin harus menjalani mastektomi atau mengangkat tumor kanker dan sebagian kecil jaringan payudara. Prosedur ini kemudian akan diikuti oleh perawatan radioterapi yang ditargetkan di area dada untuk membunuh sel kanker yang tersisa. Pihak Breast Health UK, mengatakan seperti kanker payudara pada perempuan, jika kanker terdiagnosis pada tahap awal, pengobatan sangat mungkin dilakukan. Inilah sebabnya mengapa deteksi dini penting sekali ketika kanker mengalami perkembangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh