Suara.com - Nyeri punggung membuat Anda tidak bisa bergerak bebas, terkadang, untuk duduk saja rasa nyeri sering kali muncul.
Ternyata hal itu bisa terjadi faktor kebiasaan yang tanpa Anda sadari sering melakukannya.
Ini kebiasaan yang membuat Anda nyeri punggung dilansir Hello Sehat.
1. Duduk membungkuk
Mulai dari pelajar sampai pegawai kantoran biasanya menghabiskan waktu untuk duduk. Sayangnya, banyak orang duduk dengan posisi yang salah, contohnya duduk membungkuk. Jika Anda sering duduk dengan posisi ini, lekukan normal pada tulang belakang bisa berubah.
Selain itu, piringan sendi di antara juga juga bisa rusak. Bila Anda membiarkan kebiasaan ini terus-menerus, risiko terkena penyakit arthritis (nyeri sendi) jadi lebih besar. Selain kebiasaan duduk membungkuk, postur tubuh yang buruk lainnya seperti cara berdiri dan cara berjalan yang salah bisa menyebabkan cedera dan membuat risiko nyeri punggung meningkat.
Untuk menghindarinya, lakukan peregangan ringan pada pinggang dan leher Anda untuk mengurangi tekanan pada otot setiap setengah jam. Peregangan apa saja yang bisa dilakukan di kantor? Cek dalam tautan ini, yuk.
2. Makan sembarangan
Tubuh memerlukan vitamin D, kalsium, fosfor setiap hari untuk membangun otot, tulang dan jaringan lunak yang kuat di sekitar punggung.
Baca Juga: Lion Air Jatuh, 20 Pegawai Pajak Ada di Dalamnya
Jika Anda tidak cermat dalam memilih makanan, apalagi sering makan makanan rendah mineral tapi tinggi gula, kesehatan tulang punggung bisa terancam. Berat badan jadi bertambah, tekanan pada tulang sekitar punggung juga akan bertambah. Parahnya lagi, peradangan di sekitar sendi dan tulang jadi lebih rentan terjadi. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri punggung dan berbagai penyakit pada tulang Anda.
Apa solusinya? Anda harus memerhatikan kembali apa saja yang Anda makan dan minum. Perbanyak makan sayur dan buah, serta makanan lain yang mengandung protein dan lemak sehat.
3. Malas gerak dan jarang olahraga
Anda lebih rentan mengalami sakit punggung jika malas bergerak dan jarang olahraga.”Latihan penguatan otot perut yang gagal menyebabkan postur tubuh yang buruk dan meningkatkan nyeri punggung bagian bawan, kata dr Nancy E. Epstein, Ketua Pendidikan Khusus Bedah Saraf dan Tulang Belakang di Winthrop-University Hospital di New York, dikutip dari laman Everyday Health.
Jadi, untuk menghindari sakit punggung cobalah untuk tidak malas bergerak. Sesekali lakukan gerakan peregangan di sela jam kantor, memilih jalan kaki atau pilih naik tangga jika jaraknya cukup dekat.
Kemudian, pilihan olahraga yang bisa Anda coba juga cukup banyak. Mulai dari pilates, angkat beban, berenang, jalan sehat, hingga bersepeda untuk mengencangkan otot perut dan meningkatkan kestabilan otot punggung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?